One Championship: Alex Silva Dapat Tantangan dari Bintang Jepang
Selasa, 21 Maret 2023 | 20:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Alex Silva mendapat lawan baru berbahaya asal Jepang. Sang mantan Juara Dunia One Strawweight ditantang Juara Jepang Keito Yamakita di One Fight Night 8 yang akan dihelat pada Sabtu (25/3/2023) nanti.
Pasca kekalahan via keputusan terbelah dari Gustavo Balart, Silva kini dihadapkan pada ujian lain dari Yamakita yang tak terkalahkan. Ia masuk ke One dengan raihan 7-0, dan digadang-gadang sebagai benih emas dari Jepang.
Datang dari promotor lokal Jepang Pancrase, sang atlet berumur 26 tahun itu tak terhentikan dengan tujuh kemenangan beruntun. Puncaknya, ia meraih sabuk emas di divisi strawweight pada Juli tahun lalu.
Dengan modal itu, Yamakita pun percaya bahwa ia memiliki kesempatan untuk berjaya di promotor olahraga terbesar Asia itu. Terlebih, ia mendapat lawan sekelas Silva yang merupakan mantan Juara Dunia.
"Semenjak mendapat sabuk di Pancrase, saya telah menyiapkan diri untuk One Championship. Ketika mendapat kesempatan ini, saya melihat ekspektasi One kepadaku," ujar Yamakita.
"Mereka memberiku Alex Silva sebagai lawan, yang merupakan mantan Juara Dunia One," sambungnya.
Seperti kata sang bintang Jepang, nama Silva memang merupakan veteran di MMA. Ia telah berlaga 19 kali, dan telah melawan banyak atlet top selama lebih dari 10 tahun.
Silva juga dikenal sebagai pemegang sabuk hitam BJJ, dan memiliki striking mumpuni. Namun, hal itu justru makin memotivasi Yamakita untuk menang.
"Saya yakin kalau stamina dan kemampuan scramblingku akan menjadi penentu dalam laga ini. Saya akan mengincar penyelesaian. Saya menaruh respect pada Alex Silva, tapi saya ingin menjadi Juara Dunia di One. Saya tak boleh kalah di level ini. Saya akan menang cepat, dan beralih ke lawan berikutnya," pungkasnya.
Trilogi Adrian Mattheis
Yamakita pun bukan menjadi satu-satunya lawan yang ingin mengalahkan Silva. Dari Indonesia, jagoan strawweight Adrian Mattheis juga mengincar sang bintang Brasil untuk laga trilogi.
"Mau dia (Alex Silva) menang atau kalah, ya intinya kita dua orang baru main satu sama. Harus ada pertandingan ketiga untuk buktikan siapa yang paling jago. Kemarin yang orang tanya Adrian atau Silva yang menang? Mari kita buktikan," tantang Adrian.
Mundur ke belakang, atlet berjuluk "Papua Badboy" itu telah bertemu Silva di dua kesempatan. Di pertemuan pertama pada One: Lights Out, Adrian sukses menumbangkan sang mantan Juara Dunia via TKO kontroversial di ronde kedua.
Keduanya pun bertemu kembali untuk laga tanding ulang di One 158: Tawanchai vs Larsen. Namun, giliran Silva yang menekuk Adrian via kuncian heel-hook di ronde pertama.
Hasil itu pun membawa keduanya pada posisi imbang satu sama. Merujuk pada hal itu, Adrian yang baru menang TKO atas striker Tiongkok Zelang Zhaxi di One Fight Night 7 bersikeras ingin kembali menantang Silva.
"Pertandingan ketiga disaksikan seluruh rakyat Indonesia. (Tarung) di Indonesia kalau dia berani. Adrian undang Silva fight di Indonesia, tak usah baku peluk (main ground). Kita baku hantam sampai selesai," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




