Irfan Jauhari, Ban Motor Bocor hingga Jadi Pahlawan SEA Games 2023
Jumat, 19 Mei 2023 | 17:49 WIB
Ngawi, Beritasatu.com – Prestasi yang dicapai Irfan Jauhari di timnas Indonesia U-22 hingga mencetak gol ketiga pada final SEA Games 2023 melawan Thailand, tak bisa dilepaskan dari perjuangan ayahnya, Marsidi.
Sosok pria berusia 52 tahun itu selalu percaya akan bakat anaknya sejak kecil. Ditemui Beritasatu.com di kediamannya di Desa Kandangan, Ngawi, Jawa Timur Marsidi menceritakan sudah menempatkan Irfan kecil pada sekolah sepak bola di Kabupaten Ngawi sejak kelas 4 SD.
Pertandingan demi pertandingan dan seleksi sejumlah klub sudah pernah dilalui Irfan dan ayahnya. Bahkan proses seleksi masuk klub sewaktu Irfan kecil tidak hanya sebatas di Kabupaten Ngawi, melainkan sejumlah kabupaten tetangga seperti di Ponorogo yang didatangi Irfan.
"Yang paling berkesan waktu ada seleksi dan tanding di Ponorogo, waktu sudah mepet, tapi ban motor justru bocor," kata Marsidi.
Karena insiden itu, Marsidi sampai harus meminta tolong kepada tukang tambal ban untuk mengantar anaknya menuju Stadion Batoro Katong Ponorogo. Beruntung meski mepet, Irfan masih bisa datang tepat waktu dan masih bisa ikut pertandingan dan seleksi.
"Begitu saya sampai di stadion saya langsung dipeluk sama pelatihnya, kalau Irfan harus bisa sekolah di SSB dan klub yang lebih bagus," ujar Marsidi.
Sejak saat itu pelatih yang sudah mengenal Irfan tidak tega melihat perjuangan Marsidi. Ia lalu menyarankan agar Irfan bersekolah SMA di Semarang dan gratis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




