ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Fabregas: Demi Spanyol, lupakan rivalitas klub

Senin, 5 September 2011 | 15:40 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Gelandang Barcelona Cesc Fabregas
Gelandang Barcelona Cesc Fabregas (beinsports)

Jika ingin ulangi sukses, pemain Matador harus lebih dekat satu sama lain.

Pemain tengah Spanyol, Cesc Fabregas, melontarkan harapan besar terhadap rekan-rekannya di tim Matador. Dia berharap, anggota timnas yang didominasi oleh para pemain FC Barcelona dan Real Madrid itu, dapat mengesampingkan rivalitas klub mereka, demi kepentingan Spanyol.

Fabregas yang belum genap sebulan kembali ke Barca --sebutan barcelona-- dari Arsenal, menekankan pentingnya skuad Spanyol menepiskan suasana persaingan tingkat lokal tersebut. "Jelas, bahwa setiap saat kedua tim bertemu, para pemain Madrid ingin menang untuk timnya dan pemain Barca ingin memenangkan timnya," ungkapnya.

"Itu adalah sesuatu yang tak akan dan tidak bisa diubah oleh siapapun. Namun saat ini, kita semua berada di sini sebagai rekan satu tim, dan kita harus memperjuangkan tujuan dari tim nasional kita," lanjut Fabregas, sebagaimana dikutip situs Soccerway.

"Karena jika kita ingin mengulangi apa yang telah berhasil kita raih dalam 3-4 tahun terakhir, maka kita semua harus lebih dekat satu sama lain demi mewujudkan hal itu," tambahnya.

Persaingan antara kedua klub sendiri memang sudah mencatatkan sejarah panjang. Termasuk dalam 12 bulan terakhir, di mana hampir pada setiap pertemuan mereka, suasana panas turut hadir di dalam maupun luar lapangan. Tak jarang bahkan disertai dengan keributan, serta perang komentar di media massa.

Kini, banyak pihak berpendapat bahwa rivalitas kedua klub dapat mempengaruhi kekompakan skuad Spanyol, terutama di ajang Euro 2012. Meski sebagaimana diketahui, pemegang trofi Euro 2008 ini sendiri saat ini berada dalam posisi aman di Grup I kualifikasi, dengan capaian maksimal dari lima pertandingan. Satu laga lagi menghadapi Liechtenstein, Selasa besok, maka Spanyol siap memastikan diri melaju ke putaran final di Polandia dan Ukraina.

Dalam laga kali ini, tim Matador sendiri diberitakan bakal kehilangan sejumlah pilar, di mana dua di antaranya adalah andalan lini belakang yakni Carles Puyol dan Gerard Pique. Kendati begitu, Fabregas mengaku yakin bahwa timnya mampu mengatasi ketidakhadiran kedua pemain tersebut.

"Jelas bahwa mereka berdua (Puyol dan Pique) adalah bek tangguh dan berpengalaman, sehingga ketika mereka absen dari tim, Anda akan langsung merasakannya," katanya. "Hal sama juga terjadi dengan kami di klub, dan kami sangat merindukan mereka. Namun begitu, kami masih punya pemain-pemain hebat lain yang bisa melakukan tugas dengan baik," lanjutnya.

"Saya rasa kami tak perlu mencari-cari alasan karena hal ini. Jika kami (Spanyol) adalah juara dunia, maka itu tentu karena kami memiliki banyak variasi (pemain)," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Israel Marah!

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Israel Marah!

SPORT
Alaves vs Barcelona: Misi Blaugrana Mengejar 100 Poin

Alaves vs Barcelona: Misi Blaugrana Mengejar 100 Poin

SPORT
Kontroversial, Yamal Bawa Bendera Palestina Saat Rayakan Gelar La Liga

Kontroversial, Yamal Bawa Bendera Palestina Saat Rayakan Gelar La Liga

SPORT
Cerita Sukses Barcelona Amankan Gelar Ke-29 La Liga Musim 2025-2026

Cerita Sukses Barcelona Amankan Gelar Ke-29 La Liga Musim 2025-2026

SPORT
Barcelona Juara La Liga 2025/2026 setelah Kalahkan Real Madrid 2-0

Barcelona Juara La Liga 2025/2026 setelah Kalahkan Real Madrid 2-0

SPORT
Ayah Hansi Flick Meninggal Jelang El Clasico Barcelona vs Madrid

Ayah Hansi Flick Meninggal Jelang El Clasico Barcelona vs Madrid

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon