Datangi Lamar Odom Lewat Mimpi, Kobe Bryant Beri Pesan Misterius
Minggu, 15 Maret 2026 | 06:41 WIB
Los Angeles, Beritasatu.com – Bagi Lamar Odom, ikatan yang ia jalin dengan mendiang Kobe Bryant tidak pernah berakhir meskipun masa kejayaan mereka di lapangan basket telah usai. Mantan bintang NBA tersebut percaya bahwa rekan setim legendarisnya itu terus hadir dalam mimpinya, bertahun-tahun setelah kecelakaan tragis helikopter pada 2020 silam.
Odom dan Bryant menghabiskan masa-masa emas bersama di LA Lakers, memenangkan gelar juara NBA berturut-turut pada 2009 dan 2010. Namun, hubungan mereka lebih dari sekadar urusan profesional. Odom mengungkapkan bahwa baru-baru ini Bryant muncul dalam sebuah mimpi yang terasa sangat realistis.
Dalam mimpi tersebut, keduanya sedang berkompetisi dalam kontes menembak bola basket, rutinitas yang sering mereka lakukan saat latihan di dunia nyata. Namun, suasana berubah menjadi mendalam ketika sang ikon bola basket membisikkan sebuah kalimat misterius.
"Dia mengatakan sesuatu kepadaku yang tak akan pernah kulupakan. Kehidupan setelah kematian bukanlah seperti yang dibayangkan orang,'" ungkap Odom mengenang pengalaman tersebut.
Pengakuan ini membuat Odom tertegun. Hingga kini, ia masih bingung bagaimana menafsirkan ucapan tersebut. "Saya tidak tahu harus menanggapi itu seperti apa," akunya jujur.
Hubungan antara Lamar Odom dan Kobe Bryant sejatinya sudah terjalin sejak mereka masih remaja, jauh sebelum keduanya bersatu di Lakers pada 2004. Selama bertahun-tahun, etos kerja Bryant yang tanpa henti atau yang dikenal dengan Mamba Mentality, meninggalkan dampak abadi bagi Odom.
Bagi Odom, mengikuti jejak pemain yang seluruh fokusnya adalah mengejar kehebatan seperti Bryant terasa sangat alami. Dampak tersebut tetap menjadi kekuatan penuntun bagi Odom, bahkan setelah keduanya pensiun dari dunia basket profesional.
Odom merenungkan banyak kemungkinan atas pesan dalam mimpinya. Ia berspekulasi apakah Bryant sedang mengungkapkan ambisi yang belum terwujud atau sekadar kerinduan akan kehidupan yang telah ia tinggalkan.
Apa pun maknanya, pengalaman ini tetap menjadi pengingat personal bagi Odom akan rasa hormat dan kesuksesan bersama di Los Angeles. Meskipun secara logika sulit dijelaskan, momen-momen mistis seperti itu membuat Odom merasa bahwa kehadiran Kobe Bryant tidak pernah benar-benar jauh.
Hingga saat ini, kisah-kisah mengenai pengaruh Bryant pascakematiannya terus menginspirasi banyak mantan rekan setim dan penggemar di seluruh dunia, membuktikan bahwa warisannya memang abadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




