ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Samai Rekor Federer dan Nadal, Ini Komentar Djokovic

Senin, 12 Juli 2021 | 01:38 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencium trofi Wimbledon yang diraihnya setelah menundukkan Matteo Berrettini di final, Minggu, 11 Juli 2021.
Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencium trofi Wimbledon yang diraihnya setelah menundukkan Matteo Berrettini di final, Minggu, 11 Juli 2021. (AFP)

London, Beritasatu.com - Novak Djokovic memenangkan gelar Wimbledon keenamnya untuk menyamai rekor Roger Federer dan Rafael Nadal meraih 20 kemenangan Grand Slam putra setelah menundukkan Matteo Berrettini dari Italia.

Petenis Serbia berusia 34 tahun itu menang 6-7 (4-7) 6-4 6-4 6-3 di depan 15.000 penonton yang bersemangat dan vokal di Centre Court, Minggu (11/7/2021).

Unggulan ketujuh Berrettini, 25, mendapat dukungan luar biasa dari penonton tetapi tidak bisa mempertahankan keunggulan di final besar pertama dalam kariernya.

Unggulan teratas Djokovic kini telah memenangkan ketiga gelar Grand Slam putra pada tahun 2021.

ADVERTISEMENT

"Memenangkan Wimbledon selalu menjadi impian terbesar saya ketika saya masih kecil," kata petenis nomor satu dunia, yang hanya kehilangan satu set untuk kedua kalinya dalam dua minggu.

"Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun di Serbia membangun trofi Wimbledon dengan bahan-bahan improvisasi dan berdiri di sini dengan trofi nyata keenam adalah luar biasa. Sungguh menakjubkan."

Setelah merebut Australia Terbuka dan Prancis Terbuka, Djokovic adalah orang kelima dalam sejarah - dan hanya yang kedua di era Terbuka setelah Rod Laver pada 1969 - yang memenangkan tiga gelar utama pertama musim ini.

Dan dengan Djokovic mempertahankan mahkotanya di All England Club, ia telah selangkah lebih dekat untuk menjadi pemain kedua yang meraih Golden Slam.

Hanya Steffi Graf dari Jerman pada tahun 1988 yang pernah memenangkan keempat kejuaraan akbar (AS Terbuka, Prancis Terbuka, Australia Terbuka, Wimbledon) dan Olimpiade dalam satu tahun kalender.

Sekarang, Djokovic telah selevel dengan Federer dan Nadal. Nadal sendiri menyusul petenis Swiss itu di Prancis Terbuka tahun lalu.

"Saya harus memberikan penghormatan kepada Rafa dan Roger. Mereka adalah legenda olahraga kami dan dua pemain terhebat yang pernah saya hadapi," kata Djokovic, yang memenangkan Grand Slam keduanya pada 2011 dan kini telah memenangkan total 19 gelar dalam satu dekade terakhir. 

"Mereka adalah alasan mengapa saya berada di tempat saya hari ini. Mereka membuat saya menyadari apa yang harus saya lakukan untuk menjadi lebih kuat – secara mental, fisik, dan taktis.

“Waktu 10 tahun terakhir telah menjadi perjalanan luar biasa dan ini tidak berhenti di sini.”

Dengan sukses di London ini, Djovokic telah menyabet 20 gelar Grand Slam dengan rincian sembilan Australia Terbuka, dua Prancis Terbuka, tiga AS Terbuka, serta enam Wimbledon.  

Sementara Berrettini mengaku dirinya sudah gembira bisa melaju sampai ke final. "Saya sangat senang dengan final ini dan mudah-mudahan ini bukan yang terakhir saya di sini atau yang terakhir di Slam," kata Berrettini.

"Saya merasa terhormat berada di sini dan ini merupakan perjalanan yang sangat bagus selama dua minggu. Juga dengan (memenangkan) Queen's, saya tidak bisa meminta lebih, mungkin, sedikit lebih." 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jannik Sinner Makin Menggila, Tinggal Selangkah Samai Rekor Djokovic

Jannik Sinner Makin Menggila, Tinggal Selangkah Samai Rekor Djokovic

SPORT
Comeback Spektakuler! Draper Kalahkan Novak Djokovic di Indian Wells

Comeback Spektakuler! Draper Kalahkan Novak Djokovic di Indian Wells

SPORT
Kalahkan Djokovic, Alcaraz Juara Australian Open 2026

Kalahkan Djokovic, Alcaraz Juara Australian Open 2026

SPORT
Djokovic vs Alcaraz: Sejarah Menanti di Final Australian Open 2026

Djokovic vs Alcaraz: Sejarah Menanti di Final Australian Open 2026

SPORT
Ke Final Australian Open Saat 38 Tahun, Djokovic: Ini Seperti Mimpi

Ke Final Australian Open Saat 38 Tahun, Djokovic: Ini Seperti Mimpi

SPORT
Peluang Terbuang, Sinner: Kekalahan dari Djokovic Terasa Menyakitkan

Peluang Terbuang, Sinner: Kekalahan dari Djokovic Terasa Menyakitkan

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon