ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Calon Penghuni Pelatnas PBSI Jalani Tes Penilaian Potensi

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:27 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Sejumlah atlet berlatih di Pelatnas Bulutangkis, Cipayung.
Sejumlah atlet berlatih di Pelatnas Bulutangkis, Cipayung. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 16 atlet bulutangkis calon penghuni Pelatnas PP PBSI Cipayung menjalani serangkaian tes penilaian potensi yang terdiri dari uji kesehatan, psikotes, hingga uji fisik pada 17-18 Januari.

Menurut Kasubid Pengembangan Sport Science PBSI Iwan Hermawan, tes ini bertujuan untuk melihat potensi atlet dari segi nonteknis dan mencari potensi cedera yang bisa saja menghambat perkembangan saat mulai berlatih bersama tim nasional bulutangkis Indonesia.

"Jadi kami mau melihat potensi mereka, tidak hanya secara teknis tetapi juga kesehatannya, mental dan fisik. Kami juga ingin mengetahui apa mereka punya riwayat cedera atau tidak," kata Iwan lewat keterangan resmi PBSI di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: PBSI Resmikan Pelatnas Wilayah Barat

ADVERTISEMENT

Rangkaian tes ini menjadi penting karena atlet penghuni Pelatnas akan diproyeksikan hingga tingkat internasional. PBSI tak ingin ada atlet yang mengalami cedera sehingga bisa menghambat perkembangan prestasi seperti kejadian-kejadian sebelumnya.

"Data ini akan membantu tim pelatih untuk mengembangkan mereka sesuai dengan program ke level internasional. Fisiknya seperti apa, mentalnya seperti apa, dan lain sebagainya," katanya menambahkan.

Iwan memaparkan, tes kesehatan meliputi tes pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan tanda vital dan tinggi berat badan, rontgen, pemeriksaan postur, foot scan, dokter umum, EKG, gizi, dan beighton score test.

Sementara tes fisik meliputi functional movement screen, vertical jump, court agility, RAST test, dan multistage fitness test (beep test).

Baca Juga: Kalah, Hendra/Ahsan Jadi Runner Up India Terbuka

Hasil tes menujukkan seluruh atlet berada di tahapan sedang hingga bagus. Setelah mendapat data yang valid, tim pelatih akan mulai menyusun program latihan berdasarkan prinsip individualisme. Jadi, setiap atlet akan mendapat porsi latihan yang berbeda-beda sesuai dengan standarnya, Iwan menyebutkan.

Sementara itu, Az-Zahra Putri Dania, atlet asal Jawa Barat yang lolos seleksi dari nomor ganda campuran taruna merasa lega setelah menjalani semua tes. Ia berharap bisa lulus dan segera bergabung ke pelatnas.

"Sangat lega karena sudah melewati semua tes, tetapi hari ini cukup melelahkan karena tes fisiknya terutama di beep test tadi. Yang paling familiar memang beep test, yang lain saya jarang bahkan baru tahu di sini seperti RAST test," tutur Putri.

Selain tiga tes tadi, PP PBSI melalui Bidang Keabsahan dan Sistem Informasi juga melakukan pemeriksaan data usia para atlet. Bila nanti ditemukan penyimpangan usia maka otomatis tiket masuk ke pelatnas akan gugur.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lantik 13 Pengprov, PP PBSI Fokus Perkuat Pembinaan Atlet

Lantik 13 Pengprov, PP PBSI Fokus Perkuat Pembinaan Atlet

SPORT
PBSI Sebut Psikologis Pemain Jadi Penyebab Kegagalan di Piala Thomas

PBSI Sebut Psikologis Pemain Jadi Penyebab Kegagalan di Piala Thomas

SPORT
Pertama Kali dalam Sejarah Tak Lolos Fase Gugur, PBSI Minta Maaf

Pertama Kali dalam Sejarah Tak Lolos Fase Gugur, PBSI Minta Maaf

SPORT
BWF Tetapkan Skor 15x3 mulai 4 Januari 2027

BWF Tetapkan Skor 15x3 mulai 4 Januari 2027

SPORT
PBSI Lepas Tim Piala Thomas dan Uber 2026 ke Denmark

PBSI Lepas Tim Piala Thomas dan Uber 2026 ke Denmark

SPORT
PBSI Rombak Ganda Putra demi Prestasi, Leo/Bagas Dipisah

PBSI Rombak Ganda Putra demi Prestasi, Leo/Bagas Dipisah

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon