ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wimbledon Larang Petenis Rusia dan Belarusia Tampil

Kamis, 21 April 2022 | 07:24 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Daniil Medvedev
Daniil Medvedev (AFP/Dokumentasi)

London, Beritasatu.com- Penyelenggara turnamen Wimbledon melarang petenis Rusia dan Belarusia karena invasi Rusia ke Ukraina. Seperti dilaporkan AFP, Rabu (20/4/2022), pelarangan itu akan berdampak pada petenis nomor dua dunia putra Daniil Medvedev.

Para pemain Rusia dan Belarusia dapat terus bersaing di turnamen ATP dan WTA di bawah bendera netral sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Diyakini, pelarangan ini akan berlanjut ke tiga acara Grand Slam yang tersisa - meskipun ITF melarang tim kedua negara dari Piala Davis dan Piala Billie Jean King.

Baca Juga: Daniil Medvedev Belum Pikirkan Wimbledon 2022

ADVERTISEMENT

Namun, The Times mengutip sumber yang mengatakan kepada mereka bahwa setelah hampir dua bulan pembicaraan, penyelenggara Wimbledon lebih memilih untuk melarang para pemain daripada mematuhi solusi kompromi yang ditawarkan oleh pemerintah Inggris.

Pelarangan akan membuat petenis Rusia seperti Medvedev dan semifinalis tunggal putri Wimbledon tahun lalu Aryna Sabalenka dari Belarus menandatangani pernyataan bahwa mereka tidak akan membuat komentar yang mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin atau perang.

Penyelenggara Wimbledon percaya menandatangani pernyataan seperti itu dapat berdampak negatif pada keluarga para pemain. BBC melaporkan bahwa konfirmasi keputusan itu akan datang kemudian pada Rabu (20 /4).

Baca Juga: Wimbledon 2022, Inggris Minta Jaminan Petenis Rusia Tidak Dukung Putin

Kremlin bereaksi dengan marah terhadap laporan yang menganggapnya "tidak dapat diterima".

"Sekali lagi mereka hanya mengubah atlet menjadi sandera prasangka politik, intrik politik. Ini tidak bisa diterima," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.

"Mempertimbangkan bahwa Rusia adalah negara tenis yang sangat kuat, atlet kami berada di peringkat teratas dunia, kompetisi itu sendiri akan menderita karena tersingkirnya mereka," tambahnya.

Baca Juga: Juara Wimbledon, Djokovic Raih Gelar Grand Slam ke-20

Kemungkinan larangan ini akan berlaku untuk semua turnamen lapangan rumput Inggris musim panas ini.

Lawn Tennis Association (LTA), yang mengawasi turnamen pemanasan utama Wimbledon seperti Queen's dan Eastbourne, menyatakan pekan lalu mereka akan mengikuti jejak Wimbledon.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Percepat Pembibitan Cokelat untuk Ekspor ke Belarusia

Prabowo Percepat Pembibitan Cokelat untuk Ekspor ke Belarusia

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon