ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bertemu Vietnam di Final, Timnas U-16 Siapkan Strategi Baru

Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:23 WIB
AM
JS
Penulis: Adam Mardian | Editor: JAS
Timnas U-16 Indonesia berlatih.
Timnas U-16 Indonesia berlatih. (Beritasatu Photo/Adam Mardian)

Sleman, Beritasatu.com -  Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, akan menyiapkan strategi baru saat bertemu Vietnam dalam final Piala AFF U-16, Jumat (12/8/2022), di Stadion Maguwoharjo, Sleman, mulai pukul 20.00 WIB. 

Timnas U-16 Indonesia pernah bertemu Vietnam pada babak penyisihan Grup A. Saat itu, Arkhan Kaka dan kawan-kawan menang 2-1. Namun menurut Bima Sakti hasil tersebut tak bisa dijadikan patokan. 

"Mereka militan. Semangat juang tinggi," kata Bima Sakti di Sleman, Yogyakarta, Kamis (11/8/2022).

Kemenangan 2-1 pada penyisihan grup lalu menurutnya tak bisa jadi patokan. Ia tetap menegaskan anak asuhnya masih harus bekerja keras untuk bisa menundukkan tim asuhan Nguyen Quoc Tuan itu.

ADVERTISEMENT

Selain Vietnam merupakan tim militan, tim tersebut memiliki pengalaman. Bahkan menghadapi tim junior klub Bundesliga atau Liga Jerman, Borussia Dortmund.

"Mereka tim berpengalaman. Sempat satu bulan pemusatan latihan di Jerman, melawan tim Bundesliga, Borussia Dortmund U-16," kata Bima Sakti lagi.

Catatannya itulah yang membuat Bima Sakti berencana melakukan perubahan strategi pada partai pemungkas ini. Apalagi, Vietnam lolos ke final usai menang 2-0 atas Thailand. Sementara, Indonesia lolos melalui babak adu penalti dengan kemenangan 5-4.

Bima sudah melakukan perubahan strategi Timnas U-16 Indonesia pada laga semifinal. Setidaknya, ia sudah membongkar pasang posisi gelandang yang semula diisi Hanif Ramadhan akibat cedera saat melawan Vietnam. Bima memasang gelandang yang tidak menjadi starter pada beberapa pertandingan awal yakni Akbar.

Meski demikian, Bima tak mencemaskan situasi bila ada pemain cedera. Di pos gelandang, ia mengaku memiliki stok cukup.

"Mudah-mudahan di laga final para pemain bisa fit lagi. Kami tetap optimis bisa menang pertandingan (final)," ungkapnya.

Timnas U-16 Indonesia melaju ke partai pemungkas setelah menundukkan Myanmar di semifinal lewat adu penalti. Timnas U-16 Indonedia memang tertinggal terlebih dahulu dari Myanmar setelah gelandang Nay Min Htet melesakkan gol pada menit ke-44. Pada babak kedua, skuad berjuluk Garuda Asia berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Muhammad Riski Afrisal (70').

Karena kedudukan imbang 1-1 bertahan sampai waktu normal usai, maka laga dilanjutkan ke adu tendangan penalti.

Di sini, seluruh atau lima penendang Timnas U-16 yakni Muhammad Iqbal Gwijangge, Figo Dennis, Arkhan Kaka, Muhammad Riski Afrisal dan Muhammad Nabil Asyura berhasil menuntaskan tugas dengan baik.

Di kubu Myanmar, cuma empat algojo yang sukses menempatkan bola dalam gawang yaitu Kaung Khant Zaw, Brang Don Le, Khon Cho Htoo, Myat Phone Khant. Sepakan satu pemain lagi, Shine Wanna Aung ditepis kiper Indonesia Andrika Rachman. Indonesia pun menang dengan skor 5-4 (1-1).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon