Keluarga Pingsan Lihat Jenazah Perantau Asal Gowa yang Dibunuh KKB
Senin, 14 Juli 2025 | 19:36 WIB
Gowa, Beritasatu.com – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Safaruddin (40), perantau asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang ditemukan tewas mengenaskan di Puncak Jaya, Papua. Jenazah Safaruddin tiba di rumah duka di Kelurahan Mangalli, Kecamatan Pallangga, pada Senin (14/7/2025), disambut isak tangis dan histeris dari keluarga yang ditinggalkan.
Beberapa kerabat bahkan jatuh pingsan melihat kondisi jenazah, yang penuh luka akibat sabetan senjata tajam.
Safaruddin diketahui telah merantau dan bekerja sebagai tukang ojek selama tiga tahun terakhir di Puncak Jaya. Ia diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), karena sepeda motor, uang, dan ponselnya dilaporkan hilang.
"Korban KKB," ungkap Rosdiati, salah seorang anggota keluarga.
Jasad Safaruddin ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan di semak-semak wilayah Puncak Jaya, Papua, pada Sabtu (12/7/2025). Tubuhnya dipenuhi luka akibat kekerasan benda tajam.
Kepergian tragis Safaruddin meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya, terutama empat anak yang masih membutuhkan perhatian dan pendidikan. Satu di antaranya bahkan masih berusia tiga tahun.
“Dia merantau, ngojek jauh hanya untuk membelikan seragam sekolah anaknya,” ujar kerabat korban sembari menitikkan air mata.
Pihak keluarga berharap kasus ini segera diusut tuntas oleh aparat keamanan, dan para pelaku dapat dihukum seadil-adilnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




