Puncak Mudik di Gilimanuk, Antrean Kendaraan Mengular 30 Km
Selasa, 17 Maret 2026 | 10:24 WIB
Negara, Beritasatu.com - Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, masih berlangsung hingga Selasa (17/3/2026). Ribuan pemudik dari berbagai wilayah di Bali terus memadati jalur penyeberangan menuju Pulau Jawa menjelang Lebaran 2026. Kemacetan pada puncak mudik 2026 di Gilimanuk mengular hingga 30 km.
Peningkatan jumlah kendaraan pada puncak arus mudik membuat area pelabuhan dipenuhi antrean panjang. Mobil pribadi, bus antarkota antarprovinsi, kendaraan travel, truk logistik, hingga sepeda motor terlihat menumpuk sejak pintu masuk pelabuhan hingga jalur utama di luar kawasan Gilimanuk.
Kemacetan bahkan masih terjadi hingga sekitar 30 km dari pelabuhan. Kondisi ini menjadi salah satu antrean terpanjang pada musim mudik tahun ini dan telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.
Salah satu pemudik sepeda motor, Soleh, yang hendak pulang ke Jember, Jawa Timur, mengatakan, waktu perjalanan dari Denpasar ke Gilimanuk jauh lebih lama dibanding hari biasa.
"Ya, saya dari Denpasar menuju Jember, berangkat pukul 01.00 Wita dan mengalami kemacetan sampai 10 jam. Antrean sudah mulai terasa sejak perbatasan Kecamatan Melaya, bahkan sempat diguyur hujan," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Ferdian yang berangkat bersama keluarganya dari Singaraja. Ia menyebut perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu sekitar 1 jam kini menjadi 5 jam akibat antrean kendaraan.
"Ya, saya dari Singaraja tadi terkena kemacetan di daerah hutan Cekik sampai Sumberkelampok, sekitar 15 kilometer. Kalau normal 1 jam sudah masuk pelabuhan, sekarang 5 jam. Harapan saya dermaga ditambah lagi agar tidak terjadi kemacetan seperti ini. Ini yang jauh lebih parah dibanding tahun sebelumnya," katanya.
Untuk mempercepat arus kendaraan, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way dalam radius sekitar 4,5 kilometer menuju pelabuhan. Meski demikian, lonjakan pemudik yang tinggi membuat antrean belum sepenuhnya terurai.
Data Posko ASDP Indonesia Ferry mencatat hingga Minggu 15 Maret 2026 sebanyak 232.640 orang telah meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pulau Jawa. Jumlah kendaraan yang keluar dari Bali tercatat mencapai 74.762 unit.
Pada H-6 arus mudik, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 80.416 orang atau naik 33,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sepeda motor tercatat sebanyak 18.306 unit, meningkat 52,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak ASDP mengoperasikan 31 hingga 32 kapal dengan lebih dari 200 perjalanan setiap hari guna melayani penyeberangan kendaraan dan penumpang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




