Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni
Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:26 WIB
Kalianda, Beritasatu.com – PT ASDP Indonesia Ferry menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB) di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada puncak arus balik Lebaran gelombang kedua, Sabtu (28/3/2026). Kebijakan ini dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan dari Sumatera menuju Pulau Jawa.
Skema TBB diterapkan bersamaan dengan sejumlah pengaturan lain, termasuk sistem single ticket dan skrining tiket di setiap pos pengamanan (pos pam) di Jalur Lintas Sumatera hingga rest area Tol Trans Sumatera.
“ASDP dan Polda Lampung akan memperketat pengawasan tiket bagi pemudik, karena di Pelabuhan Bakauheni tidak ada penjualan tiket. Seluruh pembelian dilakukan di luar pelabuhan,” kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo.
Penerapan skema TBB dilakukan di dua pelabuhan utama, yakni Bakauheni dan Merak. Langkah ini bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan roda dua dan roda empat.
“TBB diterapkan, di mana kapal yang tiba di Merak hanya melakukan bongkar muatan, dengan mengerahkan petugas sebanyak 1.926 personel gabungan di Merak dan Bakauheni untuk memastikan layanan tetap terkendali.” terangnya.
Data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB mencatat total penumpang dari Sumatera ke Jawa pada periode H-10 hingga H+6 mencapai 1.085.745 orang. Angka ini naik 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jumlah kendaraan tercatat sebanyak 259.776 unit, meningkat 4%.
Pergerakan dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.241.356 penumpang atau naik 2,5%. Total kendaraan tercatat 314.209 unit, tumbuh 6,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama periode arus mudik dan balik, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni.
Data juga menunjukkan sekitar 28 persen kendaraan belum kembali ke Pulau Jawa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




