ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

ASDP Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni 24 dan 28 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:47 WIB
Z
AD
Penulis: Zhulfakar | Editor: AD
Konferensi pers PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Konferensi pers PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Kalianda, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni akan terjadi pada 24 Maret 2026 dan kembali meningkat pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, tren kenaikan pergerakan penumpang dan kendaraan menuju Pulau Jawa sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran dan terus berlanjut hingga saat ini.

“Nah, kemudian rekan-rekan semuanya dapat kami sampaikan bahwa prediksi arus balik Lebaran pada tahun 2026 ini, ini kami prediksi di tanggal 24 mulai hari ini, lalu kemudian akan terjadi kemungkinan peningkatan kembali di tanggal 28 dan tanggal 29,” ujarnya kepada awak media, Selasa (24/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengungkapkan, lonjakan penumpang sebenarnya telah mulai terjadi sejak hari sebelumnya. Bahkan, pada hari ini jumlah kendaraan dan penumpang yang telah melakukan reservasi mencapai sekitar 44.000.

“Dari catatan kami, lonjakan penumpang sudah dimulai sebetulnya hari kemarin dan per hari ini. Bahkan hari ini jumlah kendaraan dan penumpang yang sudah reservasi itu berjumlah empat puluh empat ribu,” katanya.

Meski volume kendaraan dan penumpang cukup tinggi, kondisi di pelabuhan relatif lancar tanpa penumpukan signifikan. Hal ini disebabkan oleh pola kedatangan pemudik yang tersebar sepanjang hari.

“Sehingga kalau kita lihat rekan-rekan semuanya kenapa kemudian 44.000 kok terasa tidak terjadi kepadatan. Karena memang arusnya ini mengalir dari pagi sampai dengan mungkin malam hari nanti ini mengalir sehingga tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.

ASDP memastikan pengaturan operasional terus dioptimalkan guna menjaga kelancaran arus balik. Sejumlah langkah dilakukan, seperti pengaturan kendaraan di area pelabuhan serta penerapan sistem TBB (tiba, bongkar, berangkat) kapal.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik dan memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon