Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026
Jumat, 3 April 2026 | 13:07 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Moda transportasi kereta api dinobatkan sebagai layanan paling memuaskan selama masa angkutan Lebaran 2026. Hal ini berdasarkan hasil survei indeks kepuasan masyarakat (IKM) yang dirilis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Penelitian yang dilakukan melalui Direktorat Kerja Sama dan Pengelolaan Usaha (DKPU) ITS ini bertujuan mengevaluasi layanan transportasi selama periode angkutan Lebaran 2026 sekaligus menjadi bahan perbaikan pada masa mendatang.
Direktur Kerja Sama dan Pengelolaan Usaha ITS, Tri Joko Wahyu, menegaskan komitmen ITS dalam mendukung kebijakan transportasi nasional. “ITS terus bersinergi mendukung kebijakan transportasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Dalam pemaparan hasil survei, pakar transportasi ITS, Hera Widyastuti, menjelaskan penelitian dilakukan di 26 provinsi dengan melibatkan 5.105 responden. Hasilnya, nilai IKM layanan angkutan Lebaran 2026 mencapai 82,15 atau meningkat 3,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
“IKM layanan angkutan Lebaran 2026 tertinggi ada pada moda kereta api dengan kategori sangat baik sebesar 94,30,” ungkap guru besar Departemen Teknik Sipil ITS tersebut.
Sementara itu, moda angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) mencatat nilai IKM terendah, yakni 77,48, meski masih masuk kategori baik.
Dari aspek layanan, prasarana transportasi, khususnya pada moda kereta api, mencatat nilai tertinggi sebesar 83,31. Sementara itu, aspek manajemen transportasi menjadi yang terendah dengan nilai 80,93, tetapi tetap berada dalam kategori baik.
Hera menambahkan, meski meraih nilai tertinggi, moda kereta api tetap perlu mempertahankan sejumlah indikator penting, seperti keamanan perjalanan, ketepatan waktu, serta fasilitas keselamatan.
Pada sisi lain, kemudahan memperoleh tiket kereta api saat Lebaran menjadi catatan penting. Keterbatasan tiket masih menjadi keluhan utama masyarakat dan perlu mendapat perhatian serius dari pemangku kebijakan.
Dalam sesi diskusi, Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Rudi Irawan, menyampaikan terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan umum sebesar 10,87% selama periode Lebaran 2026. “Survei ini juga dapat meminimalisasi keluhan dari masyarakat di tahun depan,” ujarnya.
Pemerintah diharapkan dapat menyiapkan fasilitas transportasi yang lebih matang guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada angkutan Lebaran tahun berikutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




