ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

54 Persen Pemudik Sumatera Belum Kembali ke Jawa hingga H+4 Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 21:41 WIB
Z
AD
Penulis: Zhulfakar | Editor: AD
Suasana antrean kendaraan untuk masuk ke kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Suasana antrean kendaraan untuk masuk ke kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Kalianda, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry mencatat lebih dari separuh pemudik dari Sumatera belum kembali ke Pulau Jawa hingga H+4 Lebaran 1447 Hijriah. Kondisi ini menunjukkan arus balik masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama periode mudik mencapai 898.864 orang, dengan jumlah kendaraan sebanyak 239.760 unit.

Sementara itu, pada arus balik H+4 Lebaran, jumlah penumpang yang kembali ke Jawa pada 25 Maret 2026 sejak pukul 00.00 hingga 14.00 WIB tercatat mencapai 55.417 orang. Angka tersebut meningkat 29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

“Untuk hari ini saja, jumlah penumpang yang sudah kembali ke Pulau Jawa berjumlah 55.417 orang, naik 29% dibandingkan tahun lalu di periode yang sama,” ujar Heru di Pelabuhan Bakauheni, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, jumlah kendaraan yang telah menyeberang ke Jawa pada hari yang sama mencapai 13.464 unit atau meningkat 23,1% dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

Secara kumulatif hingga H+4, jumlah penumpang yang telah kembali ke Jawa tercatat sebanyak 327.646 orang. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 54% pemudik yang belum kembali.

“Jumlah penumpang yang sudah kembali ke Pulau Jawa sebesar 327.646 orang, jadi masih ada sekitar 54% yang belum kembali,” jelasnya.

Adapun total kendaraan yang telah kembali ke Jawa mencapai 89.389 unit atau sekitar 37% dari total arus mudik sebelumnya. Artinya, sekitar 63% kendaraan masih akan menyeberang dalam beberapa hari mendatang.

ASDP memproyeksikan lonjakan arus balik akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan, sejumlah strategi telah disiapkan, seperti distribusi kendaraan ke seluruh dermaga dan penerapan sistem tiket tunggal (single ticketing).

“Kami akan membagi seluruh kendaraan ke seluruh dermaga dan memberlakukan single ticketing sehingga tidak terjadi penumpukan di salah satu dermaga saja. Strategi ini terbukti efektif seperti tahun lalu,” tegas Heru.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon