Sosok Andra Soni dan Dimyati Natakusumah yang Maju pada Pilkada Banten 2024
Selasa, 17 September 2024 | 13:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Andra Soni resmi mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Banten dalam Pilkada 2024. Ia menggandeng Dimyati Natakusumah yang mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) Banten. Pasangan ini telah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di hari ketiga pendaftaran pada Kamis (29/9/2024).
Andra Soni merupakan kader Partai Gerindra sekaligus ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten. Sedangkan sang wakil, Dimyati Natakusumah, adalah kader PKS sekaligus mantan bupati Pandeglang.
Pasangan ini mendapat dukungan dari sembilan partai politik, di antaranya Partai Gerindra, PKS, Nasdem, Demokrat, PSI, PPP, PAN, PKB, Partai Prima, dan Partai Garuda.
Dari parpol pengusung pasangan ini telah mengantongi 72 kursi dari total 100 kursi pada DPRD Banten 2024-2029. Sedangkan, jika dilihat berdasarkan jumlah suara sah pasangan Andra Soni-Dimyati memiliki dukungan suara sah lebih dari 3 juta. Berdasarkan PKPU 2024, pasangan ini telah memenuhi syarat paling sedikit 7,5% dari jumlah perolehan suara.
Pasangan yang didukung artis kondang Raffi Ahmad sebagai ketua timsesnya ini akan melawan Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi.
Lantas, siapakah sosok Andra Soni dan Dimyati Natakusumah? Berikut ini profil dan perjalanan kariernya.
Profil Andra Soni
Andra Soni yang akrab disapa Andra lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat pada 12 Agustus 1976. Ia lahir dari keluarga petani yang kemudian memutuskan menjadi tenaga kerja asing (TKI) ilegal di Malaysia sebagai buruh tani di kebun sawit.
Andra menempuh sekolah dasar di Negeri Jiran. Kemudian, kembali ke Indonesia untuk menempuh pendidikan SMP-SMA di Jakarta. Selanjutnya, Andra melanjutkan studinya ke STIE Bhakti dan lulus D-3 dengan gelar manajemen pada 2021. Kemudian, dia melanjutkan pendidikan pascasarjananya dan meraih gelar magister administrasi
publik di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada 2023.
Ia memulai kariernya di dunia politik pada 2014 silam. Andra mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Gerindra dan kemudian terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Banten. Kemudian, Partai Gerindra mengangkat Andra menjadi sekretaris DPD Gerindra Banten bersama Desmond J Mahesa.
Pada Pemilu 2019, Andra kembali terpilih menjadi anggota DPRD Banten dan kemudian direkomendasikan menjadi ketua DPRD Banten. Pada Pemilu 2024, dia diberi amanah sebagai koordinator tim kampanye daerah Prabowo-Gibran pada Provinsi Banten.
Kemudian, Andra juga didapuk sebagai ketua DPD Gerindra Banten hingga kini untuk menggantikan Desmond yang wafat pada 24 Juni 2023.
Sebelum terjun ke dunia politik, pria berumur 49 tahun ini beberapa kali bekerja di berbagai perusahaan, di antaranya PT Prastapindo Abadi Sejahtera, PT Pura Kentjana Jakarta, PT Air Supremasi Indonesia, dan PT Antara Sukses Express.
Profil Dimyati Natakusumah
Ahmad Dimyati Natakusumah, atau yang akrab disapa Dimyati, lahir di Pandeglang pada 17 September 1966. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Pandeglang, yaitu di SDN III Labuan Pandeglang, SMPN 1 Pandeglang, dan SMAN 1 Pandeglang.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Dimyati melanjutkan studi di University of Western Australia dan meraih diploma di bidang politik pada 1988. Ia kemudian melanjutkan studi hukum di Universitas Esa Unggul, dan lulus pada 2004.
Tidak berhenti di situ, pada 2006, Dimyati memperoleh gelar magister ilmu politik dari Universitas Indonesia dan magister ilmu hukum dari Universitas Pasundan. Pada 2012, dia melanjutkan pendidikan doktoral di bidang hukum di Universitas Padjajaran.
Karier politik Dimyati dimulai saat terpilih sebagai bupati Pandeglang, mewakili Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan menjabat selama dua periode, yaitu dari 2000 hingga 2009.
Pada 2009, dia terpilih sebagai wakil Badan Legislasi (Baleg) DPR dan menjadi anggota DPR/MPR dari Fraksi PPP hingga 2018. Selama masa jabatannya, dia juga pernah menjabat sebagai wakil ketua MPR dan memimpin Fraksi PPP di DPR.
Pada 2017, Dimyati memutuskan pindah dari PPP ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) karena adanya dualisme kepemimpinan di PPP. Pada Pemilu 2019, dia kembali terpilih menjadi anggota DPR melalui PKS.
Dimyati, yang juga merupakan suami dari Irna Narulita, menjabat sebagai anggota Komisi 3 yang menangani bidang hukum serta sebagai wakil ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR hingga 2024.
Meskipun karier politiknya terbilang sukses, Dimyati pernah menghadapi tuduhan korupsi saat menjabat sebagai bupati Pandeglang. Namun, pada 19 Oktober 2011, Mahkamah Agung menyatakan dia bebas dari tuduhan tersebut.
Selain di dunia politik, Dimyati juga sukses dalam karier bisnis. Ia pernah menjabat sebagai direktur dan komisaris di beberapa perusahaan, seperti PT Rizka Carlita Utama, PT Citra Indani, dan PT BPR ABS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




