Piala Liga
Man City ke Semifinal, Guardola Puji Dua Pemain
Rabu, 19 Desember 2018 | 08:54 WIB
Leicester - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memuji dua pemainnya yakni Arijanet "Aro" Muric dan Eric Garcia setelah timnya meraih tiket semifinal Piala Liga atau EFL Cup. Man City lolos ke empat besar setelah menang adu penalti 4-2 melawan tuan rumah Leicester City, Selasa (18/12) atau Rabu dini hari WIB.
Pada pertandingan lainnya, Burton Albion melaju ke semifinal setelah menundukkan Middlesbrough, 1-0.
Meski menghadapi lawan sesama tim Premier League, Guardiola dengan berani menurunkan Muric, kiper berusia 20 tahun. Selain itu pelatih asal Spanyol itu juga memberi kesempatan kepada Garcia, yang baru berusia 17 tahun, berdebut di laga kompetitif.
Garcia tampil mengesankan sebagai bek tengah dalam laga pramusim menggantikan peran para bek tengah senior. Namun pemain asal Spanyol ini mengalami cedera sehingga harus absen lebih dari dua bulan.
Dia tampil membela Man City U-19 di Lyon akhir November lalu. Selasa malam, dia diturunkan sebagai starter di Stadion King Power. Performanya saat melawan Leicester mendapat pujian Guardiola.
"Dia memiliki kepribadian yang bagus. Saat pramusim di Amerika Serikat dia tampil luar biasa, menjadi komandan lini belakang melawan Bayern Munich dan Liverpool," papar Guardiola.
"Sayangnya, dia mendapat cedera dan harus absen lebih dari dua bulan sehingga tak bisa berlatih bersama kami," tuturnya.
"Dia pemain yang bagus dalam pengambilan posisi. Dia cerdas. Dia bukan yang paling kuat dalam duel di udara bukan pula yang tercepat namun ketika lawan menguasai bola, dia mampu menjaga daerahnya dengan personalitas yang bagus," kata Guardiola.
"Visinya bagus. Cara dia mengalirkan bola juga bagus. Dia luar biasa dan saya sangat puas. Dia tak melakukan satu kesalahan pun. Dia juga bagus saat menguasai bola. Tidak mudah bagi (Demarai) Gray, Kele (Iheanacho) dan (James) Maddison (ketiganya pemain Leicester) menghadapinya," kata Guardiola lagi.
"Ini event besar yang penting. Saya sangat senang dengan penampilannya," kata Guardiola.
Man City sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol yang dilesakkan Kevin De Bruyne pada menit ke-14. Namun Leicester mampu menyamakan skor pada menit ke-73 lewat aksi Mark Albrighton.
Laga kemudian harus diakhiri dengan adu penalti. Di sinilah Muric menjadi pahlawan. Pemain kelahiran Swiss namun membela Timnas Kosovo ini menggagalkan dua tendangan penalti pemain Leicester.
Pendukung lawan pun bahkan menyanyikan nama Muric saat laga berakhir. Sebelum adu penalti, pemain yang digaet Man City dari Grasshoppers ini juga beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang.
Dengan performa cemerlangnya sejauh ini sangat berat bagi Guardiola untuk tidak menurunkannya saat semifinal nanti.
"Dia berlatih sangat bagus. Dia juga pemalu," ujar Guardiola. "Ini momen yang bagus. Terima kasih banyak kepada fan yang mau datag. Dia pantas mendapat aplaus karena selama pertandingan dia membuat banyak penyelamatan gemilang dengan kakinya. Tentu saja juga karena dia menggagalkan dua penalti lawan," imbuhnya.
"Tubuh Aro begitu besar (tinggi 198 cm) dan ini menjadi tekanan bagi lawan. Ini tak mudah karena reaksinya juga begitu cepat," papar Guardiola tentang pemain berdarah Albania ini.
"Dia memiliki kekuatan besar pada kakinya dan dia membuat keputusan-keputusan tepat bahkan saat penalti yang dieksekusi Harry Maguire. Ini pengalaman bagus untuknya. Dia sudah bermain di semua kompetisi dan dia perekrutan yang bagus."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




