Bak Undian Lempar Koin, Guardiola Mengaku Tak Pernah Percaya VAR
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, kembali melontarkan kritik terhadap sistem video assistant referee (VAR). Guardiola menyebut keputusan VAR seperti undian lempar koin karena hasilnya sulit diprediksi dan tidak selalu konsisten.
VAR kembali menjadi sorotan pekan ini setelah gol kemenangan West Ham United ke gawang Arsenal dianulir lewat pemeriksaan panjang pada masa injury time. Keputusan itu berdampak besar dalam persaingan gelar juara dan papan bawah liga Inggris Premier League.
Guardiola mengatakan dirinya memang tidak pernah benar-benar percaya dengan VAR sejak sistem tersebut mulai digunakan di sepak bola Inggris.
“Saya tidak pernah percaya apa pun sejak saya datang ke sini sejak lama. Saya selalu belajar bahwa kami harus bermain lebih baik, lebih baik lagi, dan menempatkan diri dalam posisi yang lebih baik karena VAR itu seperti lempar koin,” kata Guardiola, seperti dilansir dari BBC, Rabu (13/5/2026).
Pelatih asal Spanyol itu juga menyinggung sejumlah keputusan kontroversial yang menurutnya merugikan Man City, terutama dalam dua kekalahan pada final Piala FA pada 2024 dan 2025.
“Kami kalah pada dua final Piala FA karena wasit tidak melakukan tugas mereka sebagaimana mestinya, termasuk VAR,” ujarnya.
Pada final tahun lalu melawan Crystal Palace, skuad The Citizens kalah setelah kiper Palace, Dean Henderson, menggagalkan penalti. Namun, Man City merasa Henderson seharusnya mendapat kartu merah karena menyentuh bola di luar kotak penalti.
Sementara pada final sebelumnya kontra Manchester United, kubu The Citizens juga menilai mereka layak mendapat dua hadiah penalti yang tidak diberikan wasit. Meski begitu, Guardiola menegaskan timnya tidak boleh terus menyalahkan wasit ataupun VAR.
“Kalau hal seperti ini terjadi, itu karena kami harus tampil lebih baik, bukan menyalahkan wasit atau VAR,” kata Guardiola.
Manchester City akan menghadapi Crystal Palace pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan wajib diraih Man City untuk memangkas jarak dengan Arsenal menjadi dua poin dalam perebutan gelar juara liga Inggris.
Meski demikian, peluang juara City tetap bergantung pada hasil Arsenal saat menjalani dua laga tersisa melawan Burnley dan Crystal Palace.
“Tentu saja situasinya tidak lagi sepenuhnya di tangan kami di liga Inggris. Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah bermain lebih baik,” ujar Guardiola.
Setelah itu, Manchester City juga akan tampil pada final Piala FA ketiga mereka dalam tiga musim terakhir saat menghadapi Chelsea di Wembley, Sabtu (16/5/2026).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




