BOPI: Liga 1 dan Liga 2 Wajib Penuhi Verifikasi

BOPI: Liga 1 dan Liga 2 Wajib Penuhi Verifikasi
Richard Sambera ( Foto: Istimewa )
Hendro D Situmorang / CAH Jumat, 12 April 2019 | 08:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menegaskan peserta Liga 1 dan Liga 2 musim 2019 wajib memenuhi verifikasi yang ketat sebelum kompetisi sepakbola itu digelar pada Mei mendatang. Hal ini menjawab saat operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) melakukan pengajian rekomendasi penyelenggaraan Liga kepada BOPI sebagai lembaga pengontrol.

Ketua BOPI, Richard Sam Bera mengatakan pihaknya perlu melakukan verifikasi ketat sebelum mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan kegiatan sebuah olahraga profesional. Hal ini sesuai dengan visi guna mendukung perkembangan semua industri profesional olahraga yang membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

“Sejaln dengan itu, kita harus melakukan verifikasi ketat sebelum mengeluarkan rekomendasi dan beberapa hal yang menjadi perhatian utama kami sebelum mengeluarkan rekomendasi kepada LIB. Diantaranya, LIB harus evaluasi pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 musim 2018, pelaksanaan Piala Presiden, dan hal-hal terkait ketaatan regulasi serta unsur-unsur profesionalisme klub peserta liga," ujar Richard Sam Bera di Jakarta, Kamis (11/4).

Menurutnya hal tersebut seperti status profesionalisme klub terkait badan hukum, kondisi keuangan, kontrak pemain, tunggakan gaji sebelumnya, persyaratan bagi pemain asing, pajak, peningkatan kapasitas wasit, infrastruktur, dan lainnya.

Dalam waktu dua pekan setelah pengajuan rekomendasi, BOPI akan melakukan verifikasi kepada beberapa klub terkait pemenuhan unsur profesionalisme peserta liga sepakbola profesional. Untuk itu, BOPI meminta komitmen LIB terhadap jaminan keselamatan dan keamanan semua pihak. Pada musim kompetisi ke depan, BOPI menekankan jangan ada lagi suporter terlibat kekerasan, apalagi sampai timbul korban jiwa.

“Kalau sampai ada korban jiwa, tidak ada opsi lain kecuali menghentikan kompetisi dengan cara mencabut rekomendasi. Juga terkait penegakan hukum yang selama ini tidak konsisten, harap lebih diperhatikan. Padahal, sebenarnya hal ini merupakan kunci dari integritas kompetisi itu sendiri. Kita juga mengingatkan agar setiap klub dipastikan memiliki kemampuan keuangan yang kuat, bisa bertahan sampai kompetisi berakhir pada 22 Desember nanti,” tegas Richard Sam Bera..

Ia berharap Liga 1 dan Liga 2 2019, bisa menjadi penyelenggara liga terbaik sepanjang sejarah. Selain peningkatan prestasi, juga menyajikan hiburan kelas tinggi, aman, nyaman, memberikan inspirasi dan enak ditonton bersama keluarga.

Manajer Kompetisi PT LIB, Asep Saputra menjelaskan, kick-off Liga 1 akan bergulir pada 8 Mei mendatang dengan jumlah 300 laga hingga 22 Desember 2019. Sementara kick-off Liga 2 pada 15 Juni hingga 7 Desember 2019.



Sumber: Suara Pembaruan