Denpom Dalami Keterlibatan Anggota TNI dalam Pembunuhan Kacab Bank
Kamis, 11 September 2025 | 13:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Detasemen Polisi Militer Kodam Jaya (Denpom Jaya) masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diduga terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang pembantu (KCP) salah satu bank milik negara, Mohamad Ilham Pradipta (37).
“Sedang dilaksanakan pemeriksaan agar dapat dipastikan sejauh mana keterlibatan yang bersangkutan,” ujar Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigadir Jenderal (Marinir) Freddy Ardianzah, saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2025).
Pernyataan senada disampaikan oleh Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Kolonel Corps Polisi Militer (Cpm) Donny Agus Priyanto. Ia menegaskan proses penyelidikan internal masih berjalan.
"Pemeriksaan terus berlanjut untuk mendalami keterlibatan prajurit tersebut,” kata Donny.
Kasus ini bermula dari penemuan jasad Mohamad Ilham Pradipta pada Kamis (21/8/2025) pagi sekitar pukul 05.30 WIB, di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Seorang warga yang tengah menggembala sapi menemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan. Tangan dan kaki Ilham terikat, sementara wajahnya ditutupi dengan lilitan lakban. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat desa dan polisi, yang kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Investigasi kepolisian mengungkap Ilham sempat diculik sehari sebelumnya di sebuah supermarket di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat mengenakan kemeja batik cokelat lengan pendek dan celana panjang krem. Ia tampak menutupi kepala dari rintik hujan saat berjalan menuju mobil pribadinya.
Ketika hendak membuka pintu kemudi kendaraan berwarna hitam, tiba-tiba beberapa orang tak dikenal keluar dari mobil putih yang berada di samping mobil Ilham. Mereka langsung menyergap Ilham. Meski sempat melawan, korban akhirnya dipaksa masuk ke dalam mobil tersebut. Kendaraan itu kemudian melaju cepat meninggalkan area parkir.
Seorang saksi mata sempat menyadari adanya aksi penculikan, tetapi tak mampu berbuat banyak lantaran mobil pelaku dengan cepat menghilang dari lokasi.
Hingga kini, penyidik Denpom Jaya bersama aparat kepolisian terus mendalami kasus tersebut. Dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI menjadi perhatian serius, mengingat kasus ini tidak hanya menyangkut tindak pidana berat berupa penculikan dan pembunuhan, tetapi juga menyangkut nama baik institusi militer.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




