ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Kronologi Pria Jatuh dari Lantai 3 PIM 2

Senin, 9 Maret 2026 | 11:53 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin 9 Maret 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin 9 Maret 2026. (Antara/Ilham Kausar)

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya mengungkap kronologi seorang pria berinisial AYA (34) yang jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026).

Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab kejadian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, korban terlihat bergerak sendiri menuju pagar pembatas sebelum akhirnya terjatuh ke lantai dasar.

ADVERTISEMENT

"Diketahui melalui CCTV korban berada di lantai 3 PIM 2 bergerak dengan kehendak sendiri ke arah pagar pembatas lalu melompat dan jatuh di lantai dasar," kata Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurut Budi, informasi dari rekaman CCTV tersebut juga diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Saksi yang dimintai keterangan merupakan karyawan toko di lantai tiga PIM 2 yang melihat kejadian tersebut secara langsung.

Korban diketahui merupakan pria asal Bekasi.

Setelah terjatuh, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari salah satu pengunjung yang kebetulan berprofesi sebagai dokter.

Selanjutnya, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Namun, pada pukul 13.50 WIB korban dinyatakan meninggal oleh pihak RS Fatmawati," kata Budi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah membenarkan adanya peristiwa seorang pria yang jatuh dari lantai tiga Pondok Indah Mall 2.

"Benar, telah terjadi peristiwa seorang laki-laki yang jatuh dari lantai 3 PIM 2. Kemudian laki-laki tersebut dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan penanganan," kata Budi.

Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Kebayoran Lama. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kejadian.

Disclaimer: Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis, perasaan putus asa, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional. Anda bisa menghubungi layanan konseling, psikolog, atau fasilitas kesehatan terdekat. Di Indonesia, layanan kesehatan mental tersedia melalui rumah sakit, puskesmas, dan hotline KemenPPPA SAPA129 (telepon 129 atau WhatsApp 08111-129-129).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT