ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nakhoda Mengantuk, Kapal Bawa Sayur Kandas di Pulau Panggang

Senin, 9 Maret 2026 | 13:22 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melakukan evakuasi kapal kandas di perarian Pulau Panggang di Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (9/3/2025).
Petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melakukan evakuasi kapal kandas di perarian Pulau Panggang di Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (9/3/2025). (Antara/Sudin Gulkarmat Jakarta Utara)

Jakarta, Beritasatu.com – Kapal pengangkut sayur bernama KM Pratiwi kandas di perairan sekitar lokasi selam Soft Coral Besar Dive Spot, Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (9/3/2026). Insiden ini terjadi diduga akibat nakhoda kapal mengantuk saat pelayaran.

Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Aris menjelaskan kapal diduga naik ke gusung karang saat dalam perjalanan menuju Pulau Panggang.

“Saat dalam perjalanan diduga nakhoda mengantuk, sehingga membuat kapal naik ke gusung karang di perairan sekitar Soft Coral Besar Dive Spot pada pukul 05.00 WIB,” kata Aris dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Laporan kejadian diterima oleh Sudin Gulkarmat sekitar pukul 05.07 WIB dari warga bernama Saeful. Tujuh personel dari Pos Damkar Pulau Karya kemudian dikerahkan menuju lokasi menggunakan unit Satria Biru 07 untuk melakukan evakuasi.

Kapal yang dinakhodai Hamdan tersebut berangkat dari Pelabuhan Rawasaban, Cituis, Tangerang, Banten sekitar pukul 01.00 WIB. Muatan kapal berupa sayur-mayur yang akan dikirim ke Pulau Panggang.

Perjalanan berlangsung normal hingga kapal diduga menghantam gusung karang di sekitar Soft Coral Besar Dive Spot sekitar pukul 05.00 WIB.

Aris menyebut proses evakuasi dimulai pukul 05.12 WIB dan selesai sekitar pukul 06.40 WIB. Sebanyak enam penumpang berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan seluruh penumpang berhasil diselamatkan,” kata dia.

Salah seorang penumpang, Mulyati (50) mengaku sempat panik ketika kapal tiba-tiba berhenti setelah menghantam karang.

Menurut dia kapal sedang menuju Pulau Panggang ketika mendadak terasa seperti menabrak sesuatu dan langsung berhenti.

“Kami semua sempat panik, tetapi bersyukur petugas Damkar cepat datang membantu kami,” kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT