Capai 100.000 Kasus Aktif, Wagub DKI Yakin Masih Mampu Kendalikan Covid-19 di Jakarta
Jumat, 16 Juli 2021 | 16:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya masih mampu mengendalikan kasus Covid-19 di Jakarta, meskipun lonjakan kasusnya terus meningkat secara drastis. Bahkan, hingga saat ini kasus aktif Covid-19 di Jakarta sudah mencapai angka 100.000 kasus.
"Sekalipun memang terjadi lonjakan yang tinggi di Jakarta namun alhamdulillah kita masih bisa mengendalikan Covid-19 di Jakarta," ujar Riza usai meninjau kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh BEM Nusantara Koordinator DKI Jakarta di Pendopo Universitas Krisnadiwpayana, Jakarta, Jumat (16/7/2021).
Pengendalian ini, kata Riza, tidak terlepas dari dukungan semua pihak, mulai dari jajaran Forkopimda (Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kejati) dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi positif untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Menurut Riza, kolaborasi dan gerakan kolektif menjadi kunci keberhasilan penanganan pandemi Covid-19.
"Memang data kita menunjukkan bahwa angka kematian turun di 1,8 dan angka kesembuhan di 83,3 persen namun perlu kami sampaikan, bahwa tes PCR kita sepekan sudah mencapai 216.692, total PCR kita 4.827.393 kalau tes spesimen PCR nya bahkan sudah sampai 6.226.268. Ini menunjukkan komitmen dan kesungguhan daripada kita semua Pemprov DKI Jakarta semuanya untuk meningkatkan tes PCR," jelas dia.
Riza mengatakan, testing PCR merupakan salah cara Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat identifikasi titik-titik penyebaran Covid-19. Setelahnya dilakukan kontak tracing dan penanganan baik perawatan maupun isolasi.
"Kami minta sekali lagi kepada masyarakat bahwa tempat yang terbaik tetap berada di rumah, laksanakan protokol kesehatan, 3M, 4M, dan 5 m dengan baik dan melaksanakan PPKM darurat sebaik mungkin," pungkas dia.
Diketahui, kasus aktif Covid-19 di Jakarta bertambah sebanyak 9.525 kasus sehingga total kasus aktif hingga saat ini mencapai angka 109.276 kasus. Jumlah ini merupakan jumlah kasus aktif tertinggi selama pandemi Covid-19 di Jakarta.
"Jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 9.525 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 109.276 baik orang yang masih dirawat atau isolasi," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya, Kamis (15/7/2021).
Dari jumlah 109.276 kasus aktif tersebut, sebanyak 22.978 pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 atau fasilitas kesehatan lain di Jakarta dan sebanyak 86.298 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi baik di fasilitas pemerintah maupun tempat pribadi.
Kasus aktif kali ini telah melampaui puncak kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota, yakni pada 8 Juli dengan jumlah 102.082 kasus dengan perincian sebanyak 72.361 orang yang menjalani isolasi dan 29.721 yang dirawat. Dengan jumlah tersebut, Pemprov DKI Jakarta perlu mengambil langkah-langkah antisipatif agar pasien Covid-19 bisa tertangani dengan baik.
Dalam tiga hari terakhir, kasus aktif Covid-19 di Jakarta terus mengalami kenaikan. Sejak Selasa, 13 Juli, kasus aktif di Ibu Kota bertambah sebanyak 7.529 kasus sehingga totalnya menjadi 90.216. Dari jumlah tersebut, terdapat 71.848 orang yang menjalani isolasi dan sebanyak 18.368 orang yang dirawat.
Kemudian, pada Rabu, 14 Juli kemarin, kasus aktif bertambah 9.535 kasus sehingga jumlah totalnya menjadi 99.751 kasus dengan perincian 78.571 orang yang menjalani isolasi dan 21.180 orang dirawat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




