ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketakutan Resesi Minggir, Dow Jones Akhiri Penurunan 4 Hari

Rabu, 21 Desember 2022 | 05:54 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP/Johannes Eisele)

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street termasuk Dow Jones naik pada Selasa (20/12/2022) mengabaikan keputusan mengejutkan bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) yang membuat imbal hasil obligasi global naik. Investor juga tidak mengindahkan kekhawatiran bahwa reli akhir tahun mungkin tidak akan terjadi.

Dow Jones Industrial Average naik 92,20 poin, atau 0,28%, ditutup pada 32.849,74. S&P 500 naik 0,10% menjadi 3.821,62, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,01% untuk mengakhiri sesi di 10.547,11. Dow Jones menghentikan penurunan 4 hari beruntun.

Bank of Japan memperluas batasannya pada imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun, membuat para trader di seluruh dunia lengah dan menbuat bursa saham berjangka turun di awal sesi. Itu menambah tekanan dari bank sentral hawkish lainnya, dengan Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve menaikkan suku bunga minggu lalu.

Saham pulih di kemudian hari karena trader menilai pergerakan bank sentral dan memproyeksi bahwa sebagian besar akan menghentikan kenaikan suku bunga tahun depan.

ADVERTISEMENT

"Lebih dari 90% bank sentral telah menaikkan suku bunga tahun ini, membuat (sebagian besar) upaya terkoordinasi global belum pernah terjadi sebelumnya," kata analis pendapatan tetap di LPL Financial, Lawrence Gillum.

Dow Jones turun 5,03% pada bulan ini. Sementara sepanjang Desember, S&P 500 turun 6,34% dan Nasdaq turun 8,03%.

Sejumlah perusahaan besar akan melaporkan hasil kuartalan minggu ini menjelang liburan Natal. Nike dan FedEx akan melaporkan setelah pembukaan.

Minggu ini menjanjikan banyak wawasan tentang industri perumahan. Data penjualan rumah lama dan rumah baru akan dirilis masing-masing Rabu (21/12/2022) dan Jumat (23/12/2022).

Laporan pengeluaran konsumsi pribadi bulan November, ukuran inflasi yang jadi barometer The Fed, akan dirilis pada Jumat.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI
Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

EKONOMI
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

EKONOMI
Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon