ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden SBY: Besok, Pasokan Bawang Kembali Normal

Jumat, 15 Maret 2013 | 12:12 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Seorang pedagang menata bawang merah di Pasar Pagi Tegal, Jateng.
Seorang pedagang menata bawang merah di Pasar Pagi Tegal, Jateng. (ANTARA FOTO)

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan bahwa ketersediaan pasokan bawang putih dan bawang merah di pasaran dalam negeri akan kembali normal pada akhir pekan ini.

Dia mengaku terjadi kesalahpahaman pemberian izin impor antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan sehingga petikemas-petikemas berisi bawang putih impor banyak yang tertahan di pelabuhan. Di sisi lain, berkurangnya pasokan bawang merah karena faktor musim.

"Saya perintahkan alirkan. Kalau bisa hari ini, hari ini (Jumat, 16/3). Besok, besok (Sabtu, 17/3). Kan sudah selesai urusannya. Mudah-mudahan segera bisa dialirkan. Kita masukkan ke pasar, supply and demand berubah dengan bagus," kata Presiden dalam pertemuan dengan jajaran Pemimpin Redaksi yang tergabung dalam Forum Pemred di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/3).

Presiden mengaku, saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Bersatu II bidang perekonomian, dirinya sempat memarahi Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Menteri Pertanian Suswono karena dinilai lamban mengatasi lonjakan harga bawang putih, bawang merah, dan daging sapi.

ADVERTISEMENT

Sejak awal Maret 2013, terjadi kenaikan harga secara tidak wajar terhadap komoditas daging sapi, bawang merah, dan bawang putih di berbagai daerah di Tanah Air. Harga per kilogram (kg) daging sapi berkisar pada Rp 90 ribu-100 ribu per kg serta bawang putih dan bawang merah mencapai Rp 60 ribu per kg.

"Saya memang marah kemarin (Kamis, 14/3) karena urusan bawang merah dan bawang putih ini berhari-hari, kurang cepat, kurang konklusif, dan kurang nyata," katanya.

Di sisi lain, Presiden mengatakan minimnya pasokan bawang merah karena faktor musim.

"Memang kalau bawang merah kita itu nett exporter, tapi ada season biasanya awal tahun memang kurang. Oleh karena itulah, kita impor sedikit. Tapi sepanjang tahun kita lebih banyak mengekspor. Nah, kalau bawang putih kita itu nett importer. Kita impor dari Tiongkok," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Impor Maret 2026 Turun 8,08 Persen Akibat Lebaran dan Geopolitik

Impor Maret 2026 Turun 8,08 Persen Akibat Lebaran dan Geopolitik

EKONOMI
Harga Bahan Baku Naik, Pengusaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Naik, Pengusaha Ritel Minta Impor Dipermudah

EKONOMI
Cadangan Devisa Turun, BI Pastikan Posisi Tetap Aman

Cadangan Devisa Turun, BI Pastikan Posisi Tetap Aman

EKONOMI
Rachmat Gobel Kritik Rencana Impor Truk Pikap untuk Kopdes

Rachmat Gobel Kritik Rencana Impor Truk Pikap untuk Kopdes

EKONOMI
Sempat Minus, Mendag Sebut Ekspor Aceh-Sumatera Sudah Tumbuh

Sempat Minus, Mendag Sebut Ekspor Aceh-Sumatera Sudah Tumbuh

EKONOMI
3 Komoditas yang Rajai Impor RI pada 2025

3 Komoditas yang Rajai Impor RI pada 2025

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon