4 Bulan Ekspansi, Indeks Kepercayaan Industri Februari Naik
Rabu, 1 Maret 2023 | 09:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Februari 2023 meningkat 0,78 poin mencapai 52,32 dibandingkan Januari 2023. Hal menunjukkan bahwa sektor industri nasional masih berada di level ekspansi.
"Ekspansi disumbang 16 subsektor industri dengan proporsi kontribusi terhadap PDB (produk domestik bruto) industri pengolahan non-migas sebesar 87,7%," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif dikutip Antara, Selasa (28/2/2023).
Dia mengatakan IKI konsisten meningkat dalam 4 bulan terakhir. Hal ini menandakan bahwa prospek industri pengolahan dalam negeri tumbuh lebih baik pada 2023 meski ada perlambatan ekonomi global.
Febri menjelaskan, dari 16 subsektor tersebut, empat subsektor di antaranya mengalami perubahan fase dari kontraksi ke ekspansi yaitu sektor Pencetakan dan Reproduksi Rekaman (KBLI 18), Karet, Barang dari Karet dan Plastik (KBLI 22), Barang Galian Bukan Logam (KBLI 23), dan Komputer, Barang Elektronik dan Optik (KBLI 26).
Peningkatan nilai IKI pada Februari 2023 terjadi pada seluruh variabel pembentuk IKI dan didominasi pesanan domestik.
Variabel pesanan baru meningkat dari 51,14 menjadi 52,81, variabel produksi meningkat dari 50,35 menjadi 51,37, dan variabel persediaan produk menurun dari 54,34 pada Januari 2023 menjadi 52,51 pada Februari 2023.
Meski demikian, terdapat tujuh subsektor industri yang masih berada di level kontraksi pada Februari 2023. Ketujuh subsektor industri tersebut memiliki proporsi terhadap PDB Industri pengolahan non migas sebesar 12,3%.
Kemenperin menyampaikan, pada Februari 2023 pelaku usaha memandang kondisi usaha selama 6 bulan ke depan lebih optimismis dibandingkan dengan pandangan kondisi usaha bulan lalu.
Mayoritas sebesar 64,3% pelaku usaha menyatakan optimismis terhadap kondisi usaha industri selama 6 bulan ke depan, meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 62,3%. "Pemicunya kondisi pasar akan membaik dan kepercayaan karena kebijakan pemerintah pusat lebih baik," kata Febri.
Seiring meningkatnya optimisme pelaku usaha, persentase pesimisme pelaku usaha mengalami penurunan dari 13,6% pada Januari 2023 menjadi 10,8% pada Februari 2023.
"Terakhir, sebanyak 24,9% pelaku usaha menyatakan kondisi usahanya stabil selama 6 bulan mendatang. Angka ini sedikit meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 24,1%," kata Febri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




