ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Menguat di Tengah Krisis Utang AS

Jumat, 19 Mei 2023 | 07:28 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP/Spencer Platt)

Wall Street, New York - Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite melonjak pada hari Kamis untuk mencatatkan level penutupan tertinggi mereka sejak Agustus 2022. Para pedagang di Wall Street tetap fokus pada negosiasi plafon utang (debt ceiling) yang sedang berlangsung.

Pada akhir sesi perdagangan, indeks S&P 500 naik sebesar 0,94% menjadi 4.198,05. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik sebesar 115,14 poin atau 0,34% menjadi 33.535,91 setelah mengalami penurunan sebagian besar sesi. Indeks teknologi Nasdaq, mengalami kenaikan sebesar 1,51% menjadi 12.688,84. Hari tersebut merupakan sesi positif kedua berturut-turut bagi indeks-indeks utama.

Kenaikan pada Kamis ini meningkatkan kenaikan mingguan indeks-indeks tersebut. Nasdaq menjadi yang terdepan, dengan kenaikan sebesar 3,3% dalam satu minggu. S&P 500 dan Dow berpotensi mengakhiri minggu ini dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,8% dan 0,7%.

ADVERTISEMENT

Ketua DPR Kevin McCarthy mengatakan pada hari Kamis bahwa dia optimis para negosiator kongres dapat mencapai kesepakatan tepat waktu untuk pemungutan suara di DPR minggu depan.

"Saya melihat jalan yang bisa kita sepakati," kata McCarthy. "Dan menurut saya, kita sudah memiliki struktur sekarang dan semua orang bekerja keras, maksud saya, kita bekerja dua atau tiga kali sehari, kemudian kembali mencari angka-angka lebih lanjut."

Komentarnya muncul hanya dua minggu menjelang 1 Juni, yang merupakan tanggal terawal Amerika Serikat dapat mengalami kegagalan membayar utang menurut Menteri Keuangan Janet Yellen. 

Raksasa ritel Walmart membantu pasar dengan kenaikan sebesar 1,3% berkat laporan keuangan yang kuat. Perusahaan ini melampaui perkiraan Wall Street untuk laba per saham dan pendapatan dalam kuartal pertama dan meningkatkan ekspektasi kinerja selama setahun penuh.

Namun, sentimen investor agak terbatas setelah Presiden Dallas Fed, Lorie Logan, mengatakan bahwa data ekonomi terbaru belum cukup untuk mempertimbangkan penundaan kenaikan suku bunga



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon