ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Inflasi AS Mendingin, Wall Street Menguat

Rabu, 14 Juni 2023 | 06:35 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP)

New York, Beritasatu.com - Wall Street mengalami kenaikan pada hari Selasa (13/6/2023) setelah data inflasi baru menunjukkan inflasi mereda pada bulan Mei, yang menambah optimisme investor bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga saat keputusan kebijakan berikutnya diambil pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 145,79 poin atau 0,43% menjadi ditutup di level 34.212,12. Indeks S&P 500 meningkat 0,69% menjadi ditutup di level 4.369,01, dan indeks Nasdaq Composite naik 0,83% menjadi 13.573,32.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat level tertinggi dalam 13 bulan selama sesi Selasa. Kedua indeks ini mencapai level penutupan tertinggi sejak April 2022 pada hari Senin. Saat ini, indeks pasar luas telah naik sekitar 25% dari posisi terendahnya pada bulan Oktober, melampaui definisi sederhana dari pasar saham yang menguat.

ADVERTISEMENT

Indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) bulan Mei naik 4% dibandingkan tahun sebelumnya, mencatat tingkat pertumbuhan tahunan terendah sejak Maret 2021. Setelah laporan tersebut, pelaku pasar meningkatkan taruhan mereka bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga pada hari Rabu setelah melakukan kenaikan selama 10 pertemuan berturut-turut. Menurut alat FedWatch dari CME Group, probabilitas terbaru menunjukkan kemungkinan sekitar 91% bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada tingkat target saat ini, yaitu 5% hingga 5,25%.

Saham sektor teknologi memimpin kenaikan karena inflasi yang melambat dan suku bunga yang rendah meningkatkan optimisme. Saham perusahaan perangkat lunak Oracle naik 0,2% setelah melebihi perkiraan Wall Street untuk kuartal keempat fiskal. Saham raksasa layanan streaming Netflix naik 2,8%.

Harga minyak mentah WTI naik 3,7% menjadi $69,74 pada hari Selasa, mengalami hari terbaik sejak 5 Mei ketika naik 4,05%. Ini juga merupakan hari positif pertama bagi komoditas ini setelah empat sesi perdagangan terakhir yang negatif.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon