ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dibuka Menguat, Waspadai Tekanan Jual IHSG Hari Ini

Selasa, 18 Juli 2023 | 09:38 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Karyawan melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Karyawan melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,35% ke posisi 6.890,9 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (18/7/2023).

Menurut NH Korindo Sekuritas Indonesia (NHKSI) Research, IHSG berada di tekanan penjualan yang tinggi di dekat resistance kritis 6.945-6.965 yang jika tertembus, akan membuka jalan IHSG menuju level psikologis 7.000.

IHSG ditutup sedikit lebih rendah sebesar -2,43 poin di level 6867,14 setelah menyentuh level tertinggi harian di 6931,27 disertai dengan pembelian bersih asing yang signifikan sebesar Rp 1,2 triliun (seluruh pasar) di mana mereka menambah pundi-pundi saham-saham bank bluechip Indonesia seperti BBRI, BBCA, dan BMRI.

Indonesia melaporkan surplus Neraca Perdagangan (Juni) yang meningkat secara tak terduga menjadi US$ 3,46 miliar, lebih dari dua kali lipat perkiraan, dan jauh lebih tinggi dari US$ 440 juta pada bulan Mei, sehingga neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2023 mampu mencatatkan surplus selama 38 bulan berturut-turut terutama dari sektor non-migas sebesar US$ 4,41 miliar.

ADVERTISEMENT

Saham-saham AS ditutup dalam wilayah positif pada hari Senin (17/7/23) dengan harapan laba perusahaan akan melebihi perkiraan, namun saham-saham global dan nilai tukar dolar bergerak sedikit berubah setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok lebih lambat dari yang diperkirakan.

Tiongkok melaporkan pertumbuhan sebesar 0,8% pada kuartal kedua, di atas perkiraan 0,5%, namun pertumbuhan tahunan sebesar 6,3%, jauh di bawah harapan sebesar 7,3%. Para analis berpendapat bahwa lonjakan ekonomi pascapandemi telah berakhir dan situasi ekonomi Tiongkok kehilangan momentumnya.

Namun, kekhawatiran awal tahun tentang kemungkinan terjadinya "hard landing" di Amerika Serikat telah berkurang seiring perlambatan inflasi konsumen. Sebagian besar peserta pasar mengharapkan kenaikan suku bunga sebesar 25bps oleh Federal Reserve dalam pertemuan minggu depan, dengan probabilitas sebesar 97,3%.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon