ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

Kamis, 14 Mei 2026 | 13:20 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi IHSG.
Ilustrasi IHSG. (Beritasatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan memastikan pasar saham Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market atau pasar berkembang setelah penyesuaian indeks global oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dengan keputusan tersebut, pasar modal Indonesia tidak mengalami penurunan status menjadi frontier market sebagaimana sempat dikhawatirkan pelaku pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, MSCI dalam tinjauan terbarunya tidak mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia.

ADVERTISEMENT

“MSCI melakukan penyesuaian indeks tanpa kemudian menetapkan adanya perubahan klasifikasi pasar kita. Jadi kita tetap ada di dalam kelompok emerging market seperti sebelumnya,” ujar Hasan dikutip Kamis (14/5/2026).

Hasan menambahkan lembaga indeks global lainnya, FTSE Russell, juga masih mempertahankan Indonesia dalam kategori secondary emerging market.

Menurut dia, dinamika yang terjadi di pasar modal dalam beberapa waktu terakhir justru memperkuat keyakinan regulator bahwa reformasi pasar modal Indonesia berjalan ke arah yang tepat.

Langkah reformasi yang dilakukan regulator dan pelaku pasar disebut telah mendapat pengakuan dari penyedia indeks global, termasuk melalui komunikasi intensif dengan MSCI dan FTSE Russell.

Hasan juga mengungkapkan sejumlah saham Indonesia sebenarnya memiliki peluang masuk ke berbagai indeks global MSCI pada periode berikutnya. Namun, peluang tersebut masih tertunda akibat kebijakan pembekuan sementara.

“Hanya karena untuk sementara waktu kebijakan mereka sedang ada freeze atau pembekuan tidak adanya in ke kelompok indeks Indonesia, maka saham-saham itu tertunda masuk,” ungkap Hasan.

Dalam MSCI May 2026 Index Review, MSCI menghapus enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yakni saham AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.

Namun, saham AMRT kemudian dimasukkan ke MSCI Global Small Cap Index. Selain itu, MSCI juga menghapus sejumlah saham lain dari MSCI Global Small Cap Index, termasuk ANTM, AALI, BSDE, hingga SIDO.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

EKONOMI
Investor Domestik Bertambah 6,4 Juta, Pasar Modal Kian Tahan Guncangan

Investor Domestik Bertambah 6,4 Juta, Pasar Modal Kian Tahan Guncangan

EKONOMI
Pemerintah dan SRO Perkuat Fondasi Pasar Modal Jelang Keputusan MSCI

Pemerintah dan SRO Perkuat Fondasi Pasar Modal Jelang Keputusan MSCI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon