ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

Selasa, 12 Mei 2026 | 16:39 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi pergerakan IHSG.
Ilustrasi pergerakan IHSG. (Investor Daily/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (12/5/2026) di zona merah setelah terkoreksi 46,72 poin atau 0,68% ke posisi 6.858.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI)tercatat mencapai 30,8 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,04 triliun. Frekuensi perdagangan sepanjang hari mencapai 2,5 juta kali transaksi.

Pada penutupan perdagangan, sebanyak 217 saham berhasil menguat, sementara 486 saham melemah dan 256 saham lainnya bergerak stagnan.

ADVERTISEMENT

Meski IHSG ditutup melemah, beberapa sektor masih mencatatkan penguatan. Sektor barang baku menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,85%, disusul sektor transportasi yang naik 1,59%.

Selain itu, sektor keuangan turut menguat 0,31%, sedangkan sektor energi naik tipis 0,01%.

Pada sisi lain, tekanan terbesar terjadi pada sektor kesehatan yang terkoreksi hingga 3,51%. Pelemahan juga dialami sektor perindustrian sebesar 3,2% dan sektor infrastruktur yang turun 1,5%.

Sektor barang konsumen nonprimer ikut melemah 1,4%, diikuti sektor properti yang turun 0,61%, sektor teknologi 0,48%, serta sektor barang konsumen primer yang terkoreksi 0,06%.

Dari jajaran top gainers, saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) melesat 30,82%. Kenaikan signifikan juga dibukukan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) sebesar 25% dan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang melonjak 24,9%.

Selanjutnya, saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menguat 24%, sementara PT Inggria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) naik 20%.

Sementara itu, daftar top losers dipimpin PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) yang anjlok 15%. Saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) turun 14,95% dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) terkoreksi 14,94%.

Pelemahan juga terjadi pada saham PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) yang merosot 14,81% serta PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) yang turun 14,74%.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
Penutupan Sesi I, IHSG Hari Ini Anjlok Makin Dalam hingga 1,14 Persen

Penutupan Sesi I, IHSG Hari Ini Anjlok Makin Dalam hingga 1,14 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon