SBY Klaim Dua Tahun Terakhir Jadi Pamungkas
Kamis, 4 April 2013 | 15:57 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim bahwa dua tahun terakhir pemerintahannya merupakan dua tahun pamungkas dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Oleh karena itu dia meminta agar para pembantunya tetap fokus bekerja dan mengelola berbagai dinamika agar terus terjadi pencapaian pada tahun 2013 dan 2014 ini.
"Dua tahun ini adalah dua tahun pamugkas dari keseluruhan masa bakti kabinet Indonesia Bersatu II. Kita harus pastikan bahwa sasaran yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang harus kita capai dan sekarang masih perlu kerja keras," kata Presiden SBY saat membuka rapat kabinet yang membahas rancangan kerja pemerintah (RKP) tahun 2014 dan pagu indikatif 2014 di kantornya di Jakarta, Kamis (4/4).
Presiden menilai RPJMN bukan hal yang gampang dicapai dan di negara manapun selalu ada penyesuaian-penyesuaian. Hambatan tak hanya dari internal namun juga dari eksternal.
"Sekali lagi ada keperluan kita semua bahwa sasaran yang ditetapkan sejauh mungkin bisa kita capai," lanjutnya.
Presiden mengingatkan bahwa perekonomian dunia pun belum pulih betul sehingga Indonesia harus mengelola perekonomian negara yang dinamikanya tak bisa dilepaskan dengan kondisi politik apalagi Pemilu akan diselenggarakan pada tahun depan. Oleh karena itu pengambolan kebijakan yang benar kata presiden harus dimulai dengan pembuatan rencana yang baik.
"Mari kita aktif untuk ambil bagian dalam susun RKP dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) masa bakti terakhir kita, saya harapkan semua bisa ambil peran optimal agar bisa tercapai," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




