ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ditjen Pajak Terus Lakukan Sosialisasi Pajak UMKM

Senin, 7 April 2014 | 17:02 WIB
RS
YD
Penulis: Ridho Syukro | Editor: YUD
Ilustrasi pajak
Ilustrasi pajak (Istimewa)

Jakarta - Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus mengatakan Direktorat Jenderal Pajak belum bisa mengumumkan secara detail berapa total penerimaan negara yang diperoleh dari pemberlakuan pajak penghasilan 1% untuk omzet dibawah Rp 4,8 miliar atau pajak UMKM.

Hal tersebut terjadi karena Ditjen Pajak masih terus melakukan sosialisasi tentang pajak UMKM ini di beberapa kota selain Jakarta.

Kismantoro menjelaskan sosialisasi yang dilakukan Ditjen Pajak diantaranya memberikan edukasi kepada pelaku UMKM bahwa pajak merupakan sumber penerimaan negara yang paling utama. Tanpa pajak, negara tidak akan maju, selain itu Ditjen Pajak juga memberikan sosialisasi tentang bagaimana cara membayar pajak penghasilan 1% ini melalui ATM.

Kismantoro menuturkan tujuan diberlakukannya pajak penghasilan 1% ini adalah untuk menciptakan keadilan pajak karena selama ini banyak pelaku UMKM yang terlepas dari incaran Ditjen Pajak.

ADVERTISEMENT

"Kami belum bisa membocorkan berapa total penerimaan negara yang diperoleh dari pajak penghasilan 1% ini karena masih dalam tahap sosialisasi," ujar dia ketika ditemui dalam acara "Konferensi Pers Ditjen Pajak mengenai Penangkapan Penerbit Faktur Pajak Fiktif" di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (7/4).

Kismantoro mengatakan tujuan Pajak ini dibuat lebih kepada penegakan keadilan pajak, untuk besaran penerimaannya sendiri tidak terlalu besar.

Menurut dia potensi penerimaan negara dari pajak UMKM ini tidak sebesar sektor pertambangan dan ekspor.

Sosialisasi pajak penghasilan 1% untuk omzet dibawah Rp 4,8 miliar atau pajak UMKM akan dilakukan di beberapa kota besar seperti Bandung, Surabaya, Bali dan Yogyakarta.

"Penerimaannya tidak begitu besar yang paling penting pelaku UMKM mau membayar pajak," ujar Kismantoro.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Injak Rem untuk Batasi Kebijakan DJP yang Dinilai Bikin Gaduh

Purbaya Injak Rem untuk Batasi Kebijakan DJP yang Dinilai Bikin Gaduh

EKONOMI
Purbaya Tegur dan Larang DJP Sampaikan Kebijakan Perpajakan

Purbaya Tegur dan Larang DJP Sampaikan Kebijakan Perpajakan

EKONOMI
Purbaya: Yang Sudah Tax Amnesty Tidak Akan Digali Lagi

Purbaya: Yang Sudah Tax Amnesty Tidak Akan Digali Lagi

EKONOMI
DJP Kejar Target 15 Juta SPT, Tersisa 3,7 Juta

DJP Kejar Target 15 Juta SPT, Tersisa 3,7 Juta

EKONOMI
DJP Luncurkan Coretax Mobile, Lapor SPT Kini Bisa lewat HP

DJP Luncurkan Coretax Mobile, Lapor SPT Kini Bisa lewat HP

EKONOMI
Hampir 10 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Sanksi Dihapus

Hampir 10 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Sanksi Dihapus

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon