Harga Minyak AS Turun Karena Persediaan Diperkirakan Naik
Rabu, 21 Mei 2014 | 03:15 WIB
Washington - Harga minyak Amerika Serikat (AS) turun tipis pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena pasar memperkirakan produksi minyak mentah yang kuat di Amerika Serikat akan mendorong persediaan lebih tinggi.
Minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni bergerak turun 17 sen menjadi ditutup di US$102,44 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli naik 32 sen menjadi menetap padaUS$109,69 per barel di perdagangan London.
Badan Informasi Energi (EIA) AS dijadwalkan akan merilis laporan tentang produksi minyak mentah AS dan persediaan minggu lalu pada Rabu waktu setempat. Pasar sedang menunggu data Rabu.
Perkembangan teknologi telah membuka pasokan-pasokan dari formasi serpih (shale) di AS. Para analis memperkirakan bahwa produksi minyak mentah AS minggu lalu naik mendekati rekor, dan persediaan minyak mentah kemungkinan naik 250.000 barel menjadi 398,8 juta barel.
Minyak Brent naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir karena kerusuhan di Libya. Sebuah lonjakan dramatis dalam konfrontasi di dua kota terbesar Libya telah membawa negara itu ke jurang perang saudara antara milisi-milisi yang bersaing.
Para analis menyatakan bahwa Libya berada tepat di depan pintu Eropa dan memiliki dampak yang lebih besar pada harga Brent.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




