2020, Bank Mandiri Targetkan Kontribusi Anak Usaha Capai 25%
Jumat, 12 Desember 2014 | 21:21 WIB
Bukittinggi - PT Bank Mandiri Tbk menargetkan kontribusi laba anak usaha terhadap induk usaha dapat mencapai sekitar 20-25 persen pada 2020 mendatang. Saat ini, kontribusi anak-anak usaha terhadap kinerja Bank Mandiri mencapai sekitar 11 persen.
Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala Mansury mengaku pihaknya menargetkan kontribusi anak usaha ke induk usaha dapat meningkat menjadi sekitar 20-25 persen pada 2020 mendatang, meningkat signifikan dibandingkan saat ini yang berada di kisaran 11 persen. Pahala mengaku optimis target kontribusi laba anak usaha tersebut dapat tercapai mengingat dalam lima tahun terakhir kontribusi anak usaha terhadap induk meningkat dua kali lipat.
"Lima tahun lalu kontribusi anak usaha kepada induk hanya sekitar 6-7 persen sekarang pertumbuhannya sudah double. Kontribusinya sempat meningkat hingga 13 persen tetapi ada anak usaha yang mengalami tantangan jadi sekarang di kisaran 11 persen," ujar Pahala di Bukittinggi, Jumat (12/14).
Untuk meningkatkan kontribusi anak usaha tersebut menurut dia, pihaknya akan meningkatkan integrasi antara Bank Mandiri dengan anak usaha dan anak usaha yang satu dengan anak usaha lainnya melalui cross selling.
"Sekarang ini nasabah Bank Mandiri sekitar 15 juta, itu belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh Mandiri Tunas Finance atau AXA Mandiri. Kalau dimanfaatkan dengan baik tentu akan sangat bagus," tambah dia.
Hingga akhir tahun ini, Pahala memperkirakan laba anak-anak usaha Bank Mandiri akan mencapai sekitar Rp1,9 - Rp 2 triliun. Pada tahun lalu, anak-anak usaha Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp2,04 triliun dan berkontribusi sekitar 11,2 persen terhadap total laba bersih Bank Mandiri sekitar Rp 18,2 triliun.
"Tahun ini laba anak usaha masih memungkinkan laba anak usaha di kisaran Rp 1,9- Rp 2 triliun. Memang ada beberapa anak usaha yang mengalami penurunan laba tetapi ada anak usaha yang labanya lebih baik," kata dia.
Sebagai informasi, Bank Mandiri saat ini memiliki delapan perusahaan anak, antara lain AXA Mandiri Financial Services yang bergerak di bisnis asuransi jiwa, Mandiri AXA General Insurance yang bergerak di bisnis asuransi umum, Bank Syariah Mandiri, Mandiri Sekuritas, Mandiri Tunas Finance, Bank Sinar Harapan Bali, Bank Mandiri Europe (BMEL) dan Mandiri International Remittance (MIR).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




