ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS: Potensi Surplus Neraca Dagang Masih Berlanjut di Februari

Senin, 16 Februari 2015 | 16:01 WIB
MW
FH
Penulis: Margye J Waisapy | Editor: FER
Ilustrasi Ekspor - Impor
Ilustrasi Ekspor - Impor (Antara/OJT/Sigid Kurniawan)

Jakarta - Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, surplus neraca dagang Januari 2015 masih berpotensi untuk berlanjut pada Februari. Tren surplus masih akan terjadi sebelum adanya impor untuk kebutuhan infrastruktur semakin banyak.

Untuk diketahui, neraca dagang Januari 2015 mencapai surplus sebesar US$ 710 juta atau US$ 0,71 miliar. Surplus tersebut dipicu oleh surplus neraca sektor nonmigas sebesar US$ 748 juta. Sedangkan neraca sektor migas mencapai defisit US$ 38,6 juta.

"Trennya memang positif. Kita harapkan berlanjut terus surplusnya di Februari karena kan surplus sudah sejak Desember. Kan kita mulai Maret pak Presiden meminta untuk segera lelang itu selesai. Setelah itu mungkin walaupun kita usahakan penggunaan produksi dalam negeri . Tetapi kan tidak menutup kemungkinan impor tetap akan meningkat juga," kata Sasmito di kantornya, Jakarta, Senin (16/2).

Sasmito menilai, meskipun terjadi surplus pada Februari, namun angkanya akan lebih rendah dibandingkan Januari. Hal ini, kata dia, disebabkan harga-harga komoditas yang belum mengalami lonjakan. Meksipun beberapa komoditi yang lain, seperti tembaga dan nikel mengalami kenaikan harga di pasar dunia pada Januari 2015 dibanding Januari 2014.

ADVERTISEMENT

"Tetapi hampir sebagian besar komoditas kita harganya tuurn. Nah, itu kalau itu yang agak berat untuk mendorong kecepatannya kecuali kita tingkatkan volume. Jadi, kemungkinan surplus (pada Februari) karena impor yang masih agak lambat. Namun, saya kira ekspor belum kan menyentuh US$ 15 miliar pada Februari ini," tambah Sasmito.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

MULTIMEDIA
Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

MULTIMEDIA
Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

MULTIMEDIA
Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

JAKARTA
IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon