Pendapatan Petani Plasma Sawit Kotabaru Turun Drastis
Sabtu, 21 Februari 2015 | 17:07 WIB
Kotabaru - Pendapatan petani plasma kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, periode Februari 2015 turun menjadi Rp 100.000- Rp 1 juta per hektare.
"Periode Januari petani masih memperoleh penghasilan dari kebun plasma Rp 600.000 sampai Rp 2,2 juta per hektare," kata seorang petani di Kelumpang Selatan, Abu Bakar, Sabtu (21/2).
Badan Pengawas Koperasi Unit Desa Gajah Mada, Narso, menambahkan, perolehan hasil plasma kelapa sawit untuk Desa Telagasari sebesar Rp 1 juta per hektare, Mandala Rp 500.000, Suka Maju Rp 500.000, dan Sido Mulyo Rp 1 juta.
Cantung Rp 1 juta, Sei Kupang Jaya Rp 500.000, Sangking Baru Rp 750.000, Sei Nipah Rp 800.000, Pantai Baru Rp 400.000, Bumi Asih Rp 350.000, Pembelacanan Rp 400.000, Plajau Baru Rp 100.000, dan Pulau Panci Rp 100.000 per hektare.
Sebelumnya, Narso mengemukakan, naik turunnya pendapatan petani dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya, hasil tandan buah segar (TBS), harga TBS atau Crude Palm Oil (CPO), jarak kebun dengan pabrik kelapa sawit, umur tanaman sawit, dan faktor lainnya.
Sementara itu, perolehan hasil kebun plasma periode Januari 2015 Desa Telagasari Rp 2,2 juta per hektare, Mandala Rp 1,9 juta, Suka Maju Rp 600.000, Sido Mulyo Rp 800.000, Cantung Rp 800.000, dan Sei Kupang Jaya Rp 1,45 juta per hektare.
Desa Sangking Baru Rp 1,5 juta, Seinipah Rp 1,6 juta, Pantai Baru Rp 1,2 juta, Bumi Asih Rp 1,15 juta, Pembelacanan Rp 1 juta, Plajau Baru Rp 750.000, dan Pulau Panci Rp 700.000 per hektare.
Dikatakan, saat ini KUD Gajah Mada mengelola kebun kelapa sawit seluas 7.100 hektare, milik sekitar 4.500 petani di 10 desa di tiga kecamatan, yakni, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Hilir, dan Kelumpang Hulu.
Untuk program perkebunan kelapa sawit plasma, KUD Gajah Mada menggandeng perusahan perkebunan PT Sinar Kencana Inti Perkasa (SKIP).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




