ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia-Jepang Bahas Kerja Sama Transisi Energi di IPEF

Rabu, 15 November 2023 | 17:23 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri Jepang Nishimura Yasutoshi di sela Pertemuan Menteri Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di San Francisco, AS, Selasa 14 November 2023
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri Jepang Nishimura Yasutoshi di sela Pertemuan Menteri Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di San Francisco, AS, Selasa 14 November 2023 (Istimewa/Ist)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri Jepang Nishimura Yasutoshi membahas peluang kerja sama ekonomi dan percepatan transisi energi di sela Pertemuan Menteri Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di San Francisco, AS, Selasa (14/11/2023).


"Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, membicarakan eksplorasi peluang-peluang kerja sama di berbagai sektor seperti energi terbarukan, teknologi, infrastruktur, perikanan dan progress perundingan dalam IPEF," kata Airlangga, Rabu (15/11/2023).

Mereka membahas peluang kerja sama di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, teknologi, infrastruktur, perikanan, dan kemajuan dalam perundingan IPEF.

Menteri Nishimura menyampaikan keinginan Jepang untuk menyelesaikan semua pilar IPEF secara substansial, memperkuat sektor industri, dan mempercepat transisi energi sesuai inisiatif Asia Zero Emission Community (AZEC).

ADVERTISEMENT

Jepang telah mendapatkan persetujuan kabinet untuk mengalokasikan sekitar US$ 1 miliar untuk proyek-proyek konkret pada IPEF.

“Kami menantikan kerja sama dengan Jepang di Pilar 2, Pilar 3 dan Pilar 4 IPEF,” ujar Menko Airlangga menanggapi Menteri Nishimura.

Menteri Airlangga menanggapi dengan menekankan fokus Indonesia pada mineral kritis dan mempercepat pengembangan kendaraan listrik (EV). Ia mengundang Jepang untuk berinvestasi dalam energi terbarukan, terutama panel surya dan energi geothermal. Diskusi juga mencakup digitalisasi, di mana Jepang membuka diri untuk berdiskusi lebih lanjut tentang isu-isu digital yang menjadi fokus utama Indonesia.

Airlangga menyoroti potensi industri semi-konduktor di Indonesia sebagai penghasil Silica yang dibutuhkan dunia. Indonesia mengarahkan industri semi-konduktor sebagai alternatif pasar global selain Tiongkok dan membutuhkan investasi dan kerja sama dari Jepang dalam pengembangan infrastruktur digital dan peningkatan kualitas SDM.

Menteri Nishimura berharap agar kedua negara dapat mengatasi hambatan perdagangan, khususnya dalam produk agro dan perikanan. Airlangga juga menginginkan keseimbangan akses pasar antara produk perikanan Indonesia dan Jepang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sjafrie dan Menhan Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan Hari Ini

Sjafrie dan Menhan Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan Hari Ini

NASIONAL
Kemitraan Indonesia-Jepang Kian Erat di Tengah Tantangan Global

Kemitraan Indonesia-Jepang Kian Erat di Tengah Tantangan Global

INTERNASIONAL
Indonesia Bawa Pulang Rp 387 Triliun dari Pameran di Jepang

Indonesia Bawa Pulang Rp 387 Triliun dari Pameran di Jepang

EKONOMI
Nilainya Rp 82 T, BI dan Jepang Perluas Transaksi Langsung Rupiah-Yen

Nilainya Rp 82 T, BI dan Jepang Perluas Transaksi Langsung Rupiah-Yen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon