Microsoft Akan PHK 1.900 Karyawan Divisi Gim
Jumat, 26 Januari 2024 | 06:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Microsoft akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.900 karyawan di divisi Activision Blizzard dan Xbox pada pekan ini. PHK tersebut mencakup sekitar 8% dari seluruh divisi Microsoft Gaming, sebagian besar terjadi di Activision Blizzard.
Dilansir dari Reuters, Jumat (26/1/2024), Presiden Blizzard Mike Ybarra dan Chief Design Officer Allen Adham juga diumumkan akan meninggalkan perusahaan tersebut, sementara game survival Blizzard yang sebelumnya diumumkan telah dibatalkan.
Pengumuman ini datang beberapa bulan setelah Microsoft menyelesaikan akuisisi senilai US$ 69 miliar untuk Activision Blizzard, meningkatkan kehadirannya di pasar permainan video dengan judul-judul populer seperti Call of Duty untuk bersaing lebih kuat dengan Sony.
Perusahaan teknologi lainnya seperti Alphabet, Amazon.com, dan ebay juga telah melakukan pemotongan tenaga kerja bagian staf dalam beberapa minggu terakhir untuk mengurangi biaya dan meningkatkan profitabilitas.
Menurut data yang dihimpun Layoffs.fyi, selama Januari 2024, lebih dari 21.000 pekerja telah dipecat di 76 perusahaan teknologi.
Pada 2023, sektor teknologi kehilangan 162.595 pekerjaan, yang merupakan jumlah PHK tertinggi di semua industri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Rusia Buka Peluang Kerja Sama Antariksa dengan ASEAN
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Gelar Gladi Resik Sambut Jenazah Mayor Zulmi di Rumah Duka




