ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkeu Serap Pembiayaan Rp 24 Triliun dari Lelang SUN

Selasa, 13 Februari 2024 | 07:57 WIB
AK
AD
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: AD
Gedung Kementerian Keuangan
Gedung Kementerian Keuangan (www.setkab.go.id/www.setkab.go.id)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu ) menerima pembiayaan Rp 24 triliun dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Senin (12/2/2024). Adapun nilai ini berasal dari penawaran yang masuk dalam lelang tersebut hingga Rp 52,63 triliun atau 2,19 kali dari target indikatif.

Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan tingginya minat dalam lelang SUN terjadi karena didukung positifnya data perekonomian domestik, seperti tingkat pertumbuhan ekonomi Q4 2023 yang mencapai 5,04% (yoy) atau lebih tinggi dari kuartal III 2023 sebesar 4,94% (yoy) dan ekspektasi sebesar 5% (yoy), serta tetap tingginya cadangan devisa Januari pada level US$ 145,1 miliar.

Sementara sentimen pasar global masih wait and see atas langkah The Fed dalam penurunan Fed Fund Rate-nya mendatang terutama atas data ekonomi Amerika Serikat yang cenderung masih kuat.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp 24 triliun pada lelang SUN hari ini dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2024, dan kondisi kas negara terkini,” tutur Deni dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (12/2/2024).

Adapun seri SUN yang dilelang adalah SPN03240515 (new issuance), SPN12250213 (new issuance), FR0101 (reopening), FR0100 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0102 (reopening).

Deni mengatakan minat investor asing pada lelang SUN masih cukup solid dengan jumlah incoming bids sebesar Rp 4,23 triliun.

Mayoritas dari penawaran yang masuk (incoming bids) tersebut pada seri SUN tenor menengah (5 tahun) sebesar Rp 2,42 triliun atau 57,13% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp 680 miliar un atau 2,84% dari total awarded bids.

Adapun demand investor masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun, dengan jumlah incoming bids dan awarded bids masing-masing sebesar 59,56% dari total incoming bids dan 59,58% dari total awarded bids.

Incoming bids terbesar adalah pada tenor 5 tahun yaitu Rp 19,91 triliun (37,82% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp 9,65 triliun (40,21% dari total awarded bids),” kata dia.

Sementara itu, imbal hasil rata-rata tertimbang (weighted average yield/WAY) obligasi negara tenor 5 dan 20 tahun yang dimenangkan pada lelang SUN naik masing-masing sebesar 1 basis poin dibandingkan WAY pada lelang SUN sebelumnya.

Sedangkan WAY obligasi negara tenor 10, 15 dan 30 tahun yang dimenangkan pada lelang SUN turun 1 sampai dengan 2 basis point dibandingkan WAY pada lelang SUN sebelumnya.

“Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2024, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2024,” pungkas Deni.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Update Kabar Soal Purbaya, Benar Masuk Rumah Sakit?

Kemenkeu Update Kabar Soal Purbaya, Benar Masuk Rumah Sakit?

EKONOMI
Magang Kemenkeu 2026 Dibuka, Ini Syarat hingga Cara Daftarnya

Magang Kemenkeu 2026 Dibuka, Ini Syarat hingga Cara Daftarnya

NASIONAL
Kemenkeu Sebut Sudah Siapkan Anggaran Magang Fresh Graduate Mulai 2025

Kemenkeu Sebut Sudah Siapkan Anggaran Magang Fresh Graduate Mulai 2025

EKONOMI
Makan Bergizi Gratis Capai 3,9 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan Tambahan Anggaran Rp 100 Triliun

Makan Bergizi Gratis Capai 3,9 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan Tambahan Anggaran Rp 100 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon