ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perusahaan Jusuf Kalla Ikut Andil Bangun IKN Melalui Suplai Bahan Baku Material

Rabu, 12 Juni 2024 | 06:49 WIB
Z
AD
Penulis: Zhulfakar | Editor: AD
Pekerja tengah mengerjakan pembangunan jalan Tol Balikpapan-IKN, Jumat 7 Juni 2024.
Pekerja tengah mengerjakan pembangunan jalan Tol Balikpapan-IKN, Jumat 7 Juni 2024. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan milik Jusuf Kalla, yakni Kalla Group turut andil dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Bentuk dukungan Kalla Group memenuhi kebutuhan proyek IKN melalui suplai bahan baku material.

"Kalla Group memberikan dukungan ke IKN lewat material. Itu karena rata-rata di Kalimantan Timur khususnya IKN itu materialnya dari Sulawesi. Seperti dari Makassar, Palu, untuk mendukung pembangunan di sana (IKN)," kata Direktur Kalla Construction, Kamaluddin kepada awak media di Jakarta Selatan pada Selasa (11/6/2024).

Kamaluddin menjelaskan bahan baku material yang dimaksud, yakni aspal, beton, bata ringan, hingga aspal campuran. Material tersebut disuplai ke IKN melalui beberapa unit usaha Kalla Group.

ADVERTISEMENT

"Itu disalurkan ke IKN melalui PT Bumi Sarana Utama pemasok aspal yang dikenal dengan Kalla aspal. Lalu, PT Bumi Sarana Beton yang dikenal dengan Kalla beton. Kemudian, ada perusahaan konstruksi sendiri yang bergerak di bidang supplier aspal campuran itu PT Bumi Karsa," tuturnya.

Sejumlah material tersebut disalurkan ke perusahaan BUMN yang mengerjakan proyek IKN. Saat ditanya mengenai jumlah volume material dan angka nilai transaksi, Kamaluddin belum dapat menjelaskan datanya.

Lebih lanjut, dia membeberkan material yang disetorkan turut andil dalam pengerjaan pembangunan penting di IKN, salah satunya Istana Negara. "Iya, termasuk (pembangunan Istana Negara)," ujarnya.

Namun, sejauh ini bentuk dukungan ke pembangunan IKN yang dilakukan Kalla Group masih sebatas kerja sama suplai bahan material untuk proyek-proyek yang ditargetkan rampung pada 2024.

"Kita rata-rata masih membuat kontrak-kontrak jangka pendek saja, untuk kebutuhan material konstruksi sampai 2024 ini, kita melihat proyek sekarang, pemerintah memprioritaskan sampai 2024 ini," ungkapnya.

Kendati demikian, dia menuturkan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang investasi di sektor properti di IKN. Walaupun, sampai saat ini belum adanya target yang ditetapkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Soal Polemik Video Viral JK, Grace Natalie: Pernyataan Saya Normal

Soal Polemik Video Viral JK, Grace Natalie: Pernyataan Saya Normal

NASIONAL
Pakar UI: Sikap Gibran ke JK Tunjukkan Komunikasi Politik Matang

Pakar UI: Sikap Gibran ke JK Tunjukkan Komunikasi Politik Matang

NASIONAL
Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

NASIONAL
Gibran Sebut Jusuf Kalla sebagai Mentor dan Idola

Gibran Sebut Jusuf Kalla sebagai Mentor dan Idola

NASIONAL
Jusuf Kalla Dibela Tokoh Malino, Isu Penistaan Agama Dibantah

Jusuf Kalla Dibela Tokoh Malino, Isu Penistaan Agama Dibantah

NASIONAL
Klarifikasi Ceramah Viral, Jusuf Kalla: Agama Bukan Alat Konflik

Klarifikasi Ceramah Viral, Jusuf Kalla: Agama Bukan Alat Konflik

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon