Luhut: Transformasi Digital dan AI Kunci Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Selasa, 3 Juni 2025 | 06:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bisa menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia 8% pada 2028–2029.
Hal ini disampaikan Luhut saat memberikan keynote speech pada peluncuran Sahabat AI oleh Indosat Ooredoo dan GOTO di Museum Nasional, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Luhut menekankan pentingnya eksekusi kolektif dalam menjalankan program-program strategis pemerintah untuk mencapai target tersebut.
“Saya berharap memang dengan program-program pemerintah sekarang kita 2028-2029 mestinya bisa tumbuh di 8%. Tetapi menjadi isu adalah yang harus kita bantu ramai-ramai bagaimana eksekusinya ini karena di situ nanti kesulitannya,” kata Luhut.
Ia menambahkan adopsi teknologi berpotensi menghasilkan dampak ekonomi hingga US$ 2,8 triliun pada 2040, dan Indonesia memiliki modal besar berupa tenaga kerja melek teknologi untuk mewujudkannya.
“Anda lihat tadi ada adopsi teknologi, estimasi itu sampai 2,8 triliun pada 2040,” ujar mantan menko kemaritiman itu.
Salah satu contoh keberhasilan transformasi digital, menurut Luhut, adalah aplikasi Peduli Lindungi saat penanganan pandemi Covid-19.
“Karena saya mengalami sebagai yang bertanggung jawab penanggulangan Covid dengan Peduli Lindungi, saya lihat sangat efisien dan itu sekarang berkembang,” katanya.

Luhut juga menyampailan pentingnya kedaulatan teknologi dan pengembangan inovasi digital AI dalam negeri. Ia menyampaikan investasi pada riset dan teknologi AI akan menjadi fondasi utama dalam menjawab tantangan masa depan dan membawa Indonesia menjadi negara maju.
“Pengembangan artificial intelligence lokal ini merupakan kedaulatan digital menuju visi Indonesia 2045,” pungkasnya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




