ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Turun 3,5 Persen, Dirut BEI: Fundamental Pasar Masih Kuat

Senin, 1 September 2025 | 10:58 WIB
RS
AD
Penulis: Rama Sukarta | Editor: AD
IHSG turun 9 persen dan berada di level 5,947 hingga terkena trading halt pada awal perdagangan bursa pada April 2025 lalu.
IHSG turun 9 persen dan berada di level 5,947 hingga terkena trading halt pada awal perdagangan bursa pada April 2025 lalu. (Beritasatu.com/Monique Handa Shafira)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat merosot hingga 3,5 persen pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/9/2025). Koreksi tajam ini dibayangi kekhawatiran investor usai aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Kamis lalu.

Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menegaskan fundamental IHSG tetap positif.

"Kondisi pasar itu ada dua hal, fundamental dan persepsi. MSCI kita malah nambah emiten, jadi fundamental kita bagus. Yang terjadi adalah perubahan persepsi investor asing," ucap Iman seusai konferensi pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia di BEI Jakarta.

ADVERTISEMENT

Meski pasar sempat panik, Iman memastikan BEI belum berencana merevisi kebijakan trading halt. Saat ini, aturan menetapkan penghentian sementara perdagangan selama 30 menit jika indeks turun 8 persen.

Terakhir kali trading halt terjadi pada 8 April lalu setelah Donald Trump mengumumkan tarif perdagangan 10 persen terhadap barang asal Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid di tengah dinamika pasar dan situasi politik dalam negeri.

Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2025).

“Fundamental jadi penting. Tentu kita paham bahwa pasar modal ada dua hal, fundamental dan sentimen. Fundamental Indonesia solid, ketahanannya kuat,” ujar Airlangga.

Airlangga menekankan, perekonomian Indonesia pada kuartal II 2025 tumbuh sebesar 5,12 persen (yoy), sementara indikator utama juga menunjukkan perbaikan. Purchasing managers’ index (PMI) manufaktur kembali ke zona ekspansi di level 51,5 setelah sempat turun ke 49,2.

Dari sisi pasar modal, IHSG pekan lalu menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.022, meskipun terkoreksi pada penutupan Jumat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IHSG Hari Ini Ditutup Ambles 2,19 Persen

IHSG Hari Ini Ditutup Ambles 2,19 Persen

EKONOMI
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Nyaris 2 Persen ke 7.184

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Nyaris 2 Persen ke 7.184

EKONOMI
IHSG Selasa 31 Maret 2026 Ditutup Melemah 0,61 Persen ke 7.048

IHSG Selasa 31 Maret 2026 Ditutup Melemah 0,61 Persen ke 7.048

EKONOMI
Waspada Kedok Bandar Pasar Saham di Balik Broker Summary!

Waspada Kedok Bandar Pasar Saham di Balik Broker Summary!

EKONOMI
Tutup Sesi I, IHSG Melemah Tertekan Sektor Keuangan

Tutup Sesi I, IHSG Melemah Tertekan Sektor Keuangan

EKONOMI
366 Saham Terkoreksi, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah

366 Saham Terkoreksi, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT