IHSG Berpeluang Uji Level 8.020, Investor Fokus ke Saham Big Caps
Senin, 15 September 2025 | 08:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan target uji level 7.980-8.020 pada perdagangan pekan ini.
Sementara itu, level support berada di 7.730, pivot di 7.900, dan resistance pada 8.020. Pada penutupan Jumat (12/9/2025), IHSG menguat 1,37% ke posisi 7.854.
Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, Minggu (14/9/2025), menyebut secara teknikal indikator stochastic RSI menunjukkan sinyal reversal dan negative slope MACD mulai menyempit. Selain itu, IHSG juga bergerak di atas MA20, memperkuat peluang kenaikan.
Sentimen utama pekan ini datang dari pertemuan Federal Reserve (The Fed) pada 16-17 September waktu AS. Konsensus analis memprediksi bank sentral AS akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 4%-4,25% dari sebelumnya 4,25%-4,5%.
Dari dalam negeri, investor akan menantikan hasil rapat dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 September. BI diperkirakan tetap mempertahankan BI rate di level 5%.
Sepekan terakhir, IHSG ditopang sentimen positif dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed serta optimisme perbaikan ekonomi domestik di semester II 2025.
Selain itu, kebijakan pemerintah menyalurkan dana kas negara sebesar Rp 200 triliun ke lima bank himbara juga memberi tambahan likuiditas bagi pasar. BMRI, BBRI, dan BBNI masing-masing menerima Rp 55 triliun, BBTN Rp 25 triliun, dan BRIS Rp 10 triliun.
Saham-saham yang direkomendasikan untuk dicermati pekan ini antara lain ASII, INCO, BMRI, BBRI, TINS, KRAS, CLEO, dan BRIS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




