ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Larangan Impor Etanol Diterbitkan Paling Lambat Minggu Depan

Jumat, 19 September 2025 | 21:26 WIB
MF
MK
Penulis: Muhammad Farhan | Editor: MBK
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Beritasatu.com/Eka Jaya Saputra)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk menerbitkan larangan terbatas (lartas) impor etanol.

Arahan Presiden tersebut, kata Amran, disampaikan pada Kamis (18/9/2025) dan akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Perdagangan melalui penerbitan payung hukum.

Mentan menyebut, lartas etanol ini nantinya berbentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). Kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan.

ADVERTISEMENT

“Langsung Pak Mendag kami komunikasi, juga kami sudah lapor ke Pak Menko Pangan dan Menko Ekonomi,” jelas Amran dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Jumat (19/9/2025).

Terkait waktu penerbitan, Amran menjelaskan bahwa Permendag tersebut berpotensi terbit hari ini, namun paling lambat pada awal pekan depan. “Mudah-mudahan hari ini keluar (lartasnya), paling lambat Senin atau Selasa,” tegasnya.

Sebelumnya, polemik impor etanol bermula dari terbitnya Permendag Nomor 16 Tahun 2025. Pada Pasal 93, aturan itu memberikan kebebasan impor bagi tiga kode HS etanol yang dikategorikan sebagai bahan bakar lain tanpa persetujuan impor (PI).

Kebijakan tersebut sempat menuai keluhan dari petani tebu dan produsen etanol dalam negeri, karena mempermudah importir memasukkan etanol ke pasar domestik. Menanggapi hal itu, Amran meminta publik menunggu keputusan resmi pemerintah. “Nanti tunggu saja (bentuk Permendag lartas etanol),” tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Krisis Energi, Etanol Dikebut Gantikan Pertamax dan Pertalite

Krisis Energi, Etanol Dikebut Gantikan Pertamax dan Pertalite

EKONOMI
Harga Minyak Meroket, Bahlil Langsung Percepat Bioetanol dan B50

Harga Minyak Meroket, Bahlil Langsung Percepat Bioetanol dan B50

EKONOMI
Impor Etanol Tak Boleh Jadi Sumber Masalah Baru

Impor Etanol Tak Boleh Jadi Sumber Masalah Baru

EKONOMI
Mandatori Campuran Etanol 20 Persen pada BBM Ditargetkan Berlaku 2028

Mandatori Campuran Etanol 20 Persen pada BBM Ditargetkan Berlaku 2028

EKONOMI
Pakistan Cuma Wajibkan Campuran Etanol 5 Persen dalam BBM

Pakistan Cuma Wajibkan Campuran Etanol 5 Persen dalam BBM

EKONOMI
BKPM Sebut Toyota Siap Investasi Wujudkan BBM Etanol 10 Persen

BKPM Sebut Toyota Siap Investasi Wujudkan BBM Etanol 10 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon