ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Airlangga Bangga Rasio Utang RI Cuma 38,8 Persen, Jauh di Bawah Jepang

Kamis, 9 Oktober 2025 | 15:48 WIB
AF
AD
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: AD
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka hari ke-2 Investor Daily Summit (IDS) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis, 9 Oktober 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka hari ke-2 Investor Daily Summit (IDS) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis, 9 Oktober 2025. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bangga rasio utang Indonesia yang jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara maju anggota G-20, seperti Jepang, Amerika Serikat (AS), Inggris, China, dan India.

Mulanya, Airlangga memaparkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada pada kondisi yang kuat, dengan pertumbuhan ekonomi solid, inflasi terkendali, dan tingkat utang yang tergolong rendah secara global.

“Rasio utang Indonesia berada di bawah 40% atau tepatnya 38,8%,” ujar Airlangga, dalam pidatonya di acara Investor Daily Summit 2025, di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2025).

ADVERTISEMENT

Sementara, rasio utang terhadap PDB di sejumlah negara G-20 dinilai lebih tinggi. Airlangga mengungkapkan, rasio utang Jepang mencapai 237%, Amerika Serikat 124%, Inggris 96%, China 88%, dan India 82%.

"Jadi Indonesia masih jauh lebih rendah dibandingkan berbagai negara,” sambungnya.

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan, di tengah kondisi global yang masih tidak menentu akibat konflik di Timur Tengah, hingga ketegangan perdagangan internasional, Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi.

Ia menilai, risiko global mulai lebih terprediksi dan sejumlah lembaga internasional memandang pertumbuhan ekonomi dunia akan membaik tahun depan.

“Indonesia tumbuh solid. Pertumbuhan ekonomi kuartal II kemarin mencapai 5,12%. Di antara negara G-20, India tumbuh 7,8%, China 5,2%, Turki 4,8%, Arab Saudi 3,9%, dan Brasil 2,2%," ungkapnya.

Selain pertumbuhan ekonomi yang stabil, kepercayaan investor juga terus meningkat. Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level tertinggi sepanjang masa di kisaran 8.100 poin.

“Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” kata Airlangga.

Dari sisi investasi, kinerja juga dinilai menggembirakan. Realisasi investasi semester I 2025 mencapai Rp 943 triliun atau naik 13,6% dan diperkirakan akan menembus Rp 1.400 triliun pada kuartal III.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pimpin Pertemuan Indonesia-Rusia, Airlangga Bahas Kerja Sama Strategis

Pimpin Pertemuan Indonesia-Rusia, Airlangga Bahas Kerja Sama Strategis

EKONOMI
Airlangga: Stabilitas Ekonomi Kawasan Jadi Fokus KTT ASEAN

Airlangga: Stabilitas Ekonomi Kawasan Jadi Fokus KTT ASEAN

INTERNASIONAL
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Ungguli Negara G20

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Ungguli Negara G20

MULTIMEDIA
Airlangga Beberkan Penyebab Rupiah Anjlok Jadi Rp 17.424 Per Dolar AS

Airlangga Beberkan Penyebab Rupiah Anjlok Jadi Rp 17.424 Per Dolar AS

EKONOMI
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi Juara di Antara Anggota G20

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi Juara di Antara Anggota G20

EKONOMI
Rupiah Tembus Rp 17.360, Airlangga Soroti Tekanan Global

Rupiah Tembus Rp 17.360, Airlangga Soroti Tekanan Global

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon