ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perusahaan Fashion Pull&Bear Kabur dari Singapura

Minggu, 22 Februari 2026 | 05:31 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Pull&Bear Singapura.
Pull&Bear Singapura. (Vivo City/Vivo City)

Singapura, Beritasatu.com – Peritel fesyen asal Spanyol, Pull&Bear, akan menutup seluruh gerainya di Singapura pada Minggu (22/2/2026).

Dalam pengumuman yang ditampilkan di situs resmi Pull&Bear Singapura, manajemen menyampaikan seluruh toko akan berhenti beroperasi mulai 22 Februari 2026.

"Pelanggan yang ingin melakukan pengembalian barang, baik pembelian online maupun di toko fisik, masih dapat memprosesnya di gerai Zara VivoCity. Untuk pertanyaan lebih lanjut, pelanggan diminta menghubungi layanan pelanggan melalui surat elektronik resmi perusahaan," demikian isi pengumuman tersebut seperti dilansir dari CNA.

ADVERTISEMENT

Pull&Bear merupakan bagian dari Inditex, grup ritel global yang juga membawahi merek seperti Zara, Bershka, Massimo Dutti, dan Stradivarius.

Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait alasan penutupan tersebut. Namun, langkah ini terjadi di tengah gelombang penutupan gerai secara global oleh peritel fesyen cepat tersebut.

Berdasarkan laporan USA Today pada Desember 2025, perusahaan induk Zara telah menutup lebih dari 100 gerai sepanjang tahun berjalan sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi keuangan.

Sebelumnya pada 2020, di tengah pandemi Covid-19, Inditex mengumumkan rencana penutupan hingga 1.200 gerai di seluruh dunia guna mendorong penjualan melalui kanal daring.

Di Singapura, merek-merek di bawah Inditex juga sempat mengurangi kehadiran fisik. Bershka dahulunya mengoperasikan toko di Bugis+, Ion Orchard, dan VivoCity. Namun, berdasarkan penelusuran di situs resminya, saat ini tidak ditemukan gerai Bershka di Singapura.

Situs Pull&Bear Singapura juga tidak lagi melayani pembelian online. Belum dapat dipastikan apakah merek tersebut akan tetap mengoperasikan toko daring di negara tersebut setelah penutupan gerai fisik.

Konsumen yang baru melakukan pembelian diimbau memeriksa struk serta memperhatikan masa berlaku pengembalian barang. Sesuai pemberitahuan perusahaan, pengembalian masih dapat dilakukan di gerai Zara VivoCity setelah 22 Februari 2026.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Brand Fashion Guess Tutup Seluruh Toko di China Akhir Maret 2026

Brand Fashion Guess Tutup Seluruh Toko di China Akhir Maret 2026

EKONOMI
Prada Beli Versace Seharga Rp 25,1 Triliun

Prada Beli Versace Seharga Rp 25,1 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT