ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Xiaomi Rekrut Mantan Anak Buah Elon Musk untuk Genjot Penjualan EV

Sabtu, 4 April 2026 | 11:34 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Mobil listrik Xiaomi SU7.
Mobil listrik Xiaomi SU7. (Autopro/IST)

Jakarta, Beritasatu.com - Xiaomi merekrut mantan petinggi Tesla China guna memperkuat bisnis otomotif di negeri Tirai Bambu. Langkah ini dinilai sebagai strategi agresif untuk meningkatkan penjualan mobil listrik, khususnya model terbaru SU7.

Mengutip Carnewschina, Sabtu (4/4/2026), Xiaomi menunjuk Kong Yanshuang, mantan general manager Tesla China untuk memimpin penjualan otomotif di China. Ia bergabung sejak awal Maret dan saat ini sedang menjalani masa transisi untuk menggantikan Li Xiaorui sebagai direktur Xiaomi Auto.

Kong Yanshuang dikenal sebagai salah satu tokoh penting di Tesla China. Ia pernah menjabat sebagai general manager wilayah China Selatan hingga akhirnya menjadi general manager regional China.

ADVERTISEMENT

Dalam perannya, ia berkontribusi besar dalam membangun jaringan penjualan dan strategi pemasaran Tesla di berbagai kota besar seperti Guangzhou dan Shenzhen.

Selain itu, Kong juga aktif dalam komunikasi publik perusahaan, termasuk membahas performa bisnis Tesla China, pengembangan strategi, hingga pencapaian penting di Gigafactory Shanghai. Pada Mei 2024, ia sempat ditugaskan memimpin penjualan wilayah Shanghai sebagai bagian dari restrukturisasi manajemen Tesla.

Langkah Xiaomi merekrut eks anak buah Elon Musk ini dinilai bukan tanpa alasan. Perusahaan sedang berupaya memperkuat sistem distribusi dan penjualan mobil listrik yang sebelumnya dinilai belum optimal.

Seorang karyawan Xiaomi Auto menyebutkan bahwa sistem ritel perusahaan sejak awal memang mengadopsi model Tesla. Bahkan, banyak manajer regional Xiaomi Auto saat ini merupakan mantan pegawai Tesla. Kehadiran Kong Yanshuang diharapkan mampu menyempurnakan integrasi sistem tersebut.

Pandangan serupa juga datang dari pihak dealer. Dalam dua tahun terakhir, Xiaomi Auto lebih fokus pada pengembangan produk dan branding, sehingga kurang memberi perhatian pada pengelolaan tenaga penjualan. Dampaknya, tingkat pergantian tenaga kerja cukup tinggi.

Namun, sejak masuknya sejumlah mantan personel Tesla pada akhir tahun lalu, mulai terlihat perubahan signifikan. Pendekatan berbasis proses, data, serta manajemen operasional yang lebih terstruktur dinilai mampu meningkatkan performa tim penjualan di lapangan.

Momentum ini bertepatan dengan peluncuran mobil listrik terbaru Xiaomi, SU7. Model ini mencatat lebih dari 15.000 pesanan hanya dalam 34 menit setelah dirilis, dengan total pesanan melampaui 30.000 unit per 23 Maret.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Xiaomi Rekrut Eks Bos Tesla untuk Genjot Penjualan Mobil Listrik

Xiaomi Rekrut Eks Bos Tesla untuk Genjot Penjualan Mobil Listrik

OTOTEKNO
Xiaomi Auto Digugat Soal Desain Bumper hingga Head Lamp Mobil Listrik

Xiaomi Auto Digugat Soal Desain Bumper hingga Head Lamp Mobil Listrik

OTOTEKNO
Xiaomi Bagi Bonus Ratusan Miliar ke Diler setelah Pendapatan Melejit

Xiaomi Bagi Bonus Ratusan Miliar ke Diler setelah Pendapatan Melejit

OTOTEKNO
Xiaomi Siapkan 3 Mobil Listrik Baru Sekaligus, Apa Saja?

Xiaomi Siapkan 3 Mobil Listrik Baru Sekaligus, Apa Saja?

OTOTEKNO
Penjualan Xiaomi Auto Capai 500.000 Unit, Siap Ekspansi ke Eropa 2027

Penjualan Xiaomi Auto Capai 500.000 Unit, Siap Ekspansi ke Eropa 2027

OTOTEKNO
Xiaomi Kalah Banding Kasus Iklan Menyesatkan Mobil Listrik SU7 Ultra

Xiaomi Kalah Banding Kasus Iklan Menyesatkan Mobil Listrik SU7 Ultra

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon