Prabowo Minta THR ASN dan BHR Ojol Cair Tepat Waktu
Jumat, 13 Maret 2026 | 18:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meminta kepada para menteri terkait untuk memastikan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) dan swasta, serta bonus hari raya (BHR) pengemudi ojek online dapat dicairkan tepat waktu.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Secara khusus, instruksi terkait pencairan THR dan BHR itu prabowo sampaikan kepada Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
"Pastikan tunjangan hari raya untuk semua ASN pusat dan daerah dilaksanakan tepat waktu. Juga bonus hari raya untuk pekerja sektor transportasi online," ujar Prabowo.
Diketahui, Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 55 triliun untuk pembayaran THR aparatur negara pada 2026. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi ASN, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), anggota TNI dan Polri, hakim, serta para pensiunan.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, alokasi anggaran THR tahun 2026 mengalami peningkatan. Pada 2025, pemerintah menganggarkan Rp 49,9 triliun untuk kebutuhan serupa. Dengan demikian, terdapat kenaikan signifikan pada tahun ini. Pencairan THR mulai disalurkan pada pekan pertama Ramadan 2026.
Adapun berdasarkan ketentuan dari Kemenaker, THR bagi pekerja atau buruh di perusahaan swasta harus dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum (H-7) hari raya Idulfitri.
Sementara itu, BHR keagamaan diberikan kepada sekitar 850.000 mitra pengemudi dan kurir. Total anggaran yang disiapkan perusahaan aplikasi mencapai sekitar Rp 220 miliar, naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 110 miliar.
BHR keagamaan diberikan kepada mitra pengemudi yang terdaftar di perusahaan aplikasi dalam 12 bulan terakhir. Untuk besarannya, BHR diberikan dalam bentuk uang tunai minimal 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
Secara khusus, Prabowo menyoroti BHR yang diberikan kepada pengemui ojol. Ia bersyukur pada masa pemerintahannya, BHR bagi para ojol dapat diwujudkan.
"Yakinkan bahwa yang kita tentukan harus sampai ke mereka yaitu antara Rp 400.000 sampai dengan Rp 1,6 juta per orang. Kita juga bersyukur baru di pemerintahan kita pengemudi online mendapat bonus hari," ucap Prabowo.
Dengan pencairan THR dan BHR pengemudi online, pemerintah berharap daya beli dapat terjaga dan masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan selama periode Lebaran 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




