Konsorsium Wika Raih Kontrak PLTG Katim Rp 925,44 M
Kamis, 9 Februari 2012 | 15:52 WIB
Konsorsium ini terdiri dari Wika bekerja sama dengan PT Mega Eltra dan PT Navigat
Konsorsium PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil meraih kontrak senilai Rp925,44 miliar untuk pembangunan PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) di Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar 2x50/60 MW dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero).
Konsorsium ini terdiri dari Wika bekerja sama dengan PT Mega Eltra dan PT Navigat. Porsi Wika mayoritas dalam konsorsium ini, yaitu sebesar 46 persen. Sementara Mega Eltra dan Navigat masing-masing sebesar 39 persen dan 15 persen.
“Dengan porsi sebesar 46 persen, maka porsi kami atas kontrak tersebut menjadi sebesar Rp 425,7 miliar,” kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Natal Argawan kepada Investor Daily, hari ini.
Proyek tersebut akan didanai dari dana APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) tahun 2012. Konsorsium Wika ini akan membangun PLTG di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pengerjaan kontrak selama 18 bulan terhitung awal Maret 2012.
“Tapi kami targetkan PLTG ini bisa mulai beroperasi pada Juni 2013 untuk unit 1 nya, sedangkan unit 2 nya bisa beroperasi Agustus 2013,” kata dia.
Dalam konsorsium ini, Wika akan mengerjakan konstruksi pembangkit listriknya, termasuk pengerjaan Gas Turbine Generato, Stack and Silencer, Balance of Plant, Fuel System, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant, Power Transformer, Substation 150 kV, LV, dan MV Panel, dan peralatan pendukung lainnya. Sedangkan Navigat dan Mega eltrat akan bertindak sebagai supervisor dan pengadaan mesin.
Tahun ini, Wika menargetkan kontrak baru bisa mencapai sebesar Rp32,09 triliun. Target tersebut meningkat sebesar 20,68 persen dari pencapaian kontrak baru 2011 yang mencapai sebesar Rp26,59 triliun.
Konsorsium PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil meraih kontrak senilai Rp925,44 miliar untuk pembangunan PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) di Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar 2x50/60 MW dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero).
Konsorsium ini terdiri dari Wika bekerja sama dengan PT Mega Eltra dan PT Navigat. Porsi Wika mayoritas dalam konsorsium ini, yaitu sebesar 46 persen. Sementara Mega Eltra dan Navigat masing-masing sebesar 39 persen dan 15 persen.
“Dengan porsi sebesar 46 persen, maka porsi kami atas kontrak tersebut menjadi sebesar Rp 425,7 miliar,” kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Natal Argawan kepada Investor Daily, hari ini.
Proyek tersebut akan didanai dari dana APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) tahun 2012. Konsorsium Wika ini akan membangun PLTG di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pengerjaan kontrak selama 18 bulan terhitung awal Maret 2012.
“Tapi kami targetkan PLTG ini bisa mulai beroperasi pada Juni 2013 untuk unit 1 nya, sedangkan unit 2 nya bisa beroperasi Agustus 2013,” kata dia.
Dalam konsorsium ini, Wika akan mengerjakan konstruksi pembangkit listriknya, termasuk pengerjaan Gas Turbine Generato, Stack and Silencer, Balance of Plant, Fuel System, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant, Power Transformer, Substation 150 kV, LV, dan MV Panel, dan peralatan pendukung lainnya. Sedangkan Navigat dan Mega eltrat akan bertindak sebagai supervisor dan pengadaan mesin.
Tahun ini, Wika menargetkan kontrak baru bisa mencapai sebesar Rp32,09 triliun. Target tersebut meningkat sebesar 20,68 persen dari pencapaian kontrak baru 2011 yang mencapai sebesar Rp26,59 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




