Masyarakat Urban Cari Produk Mudah Didapat dan Bisa Dikustomisasi
Senin, 21 September 2015 | 21:06 WIB
Jakarta - Saat ini pasar urban butuh produk yang bisa didesain sesuai keinginan masing-masing individu namun juga bisa ditemui secara massal. Bagi pengusaha, konsep produk massal yang bisa dikustomisasi ini akan memberi kesempatan meraup untung banyak, demikian kata pengusaha muda dan pendiri OMG Creative Consulting, Yoris Sebastian.
"[Saat ini, bagi kaum urban] status sangat penting. Status itu adalah apa yang kita buat. Seperti, saat ini banyak yang mendadak bisa menjadi fotografer layaknya profesional dengan menampilkan foto bagus di jejaring sosial. Padahal, hanya menggunakan kamera ponsel dan bantuan dari aplikasi filter," tutur Yoris di Jakarta, Senin (21/9).
Dengan begitu, lanjut Yoris, aplikasi yang praktis dan bisa dipersonalisasi membuat seseorang bisa membuat suatu karya seperti seorang profesional. Itulah tren yang menurut Yoris sedang terjadi saat ini.
"Seperti saya perhatikan, penikmat kopi juga seperti itu. Mereka memiliki personalisasi sendiri untuk kopi yang akan dinikmati. Namun, mereka tetap mencari kepraktisan karena aktivitas sehari-hari yang padat," katanya.
Yoris mengungkapkan hal ini di acara peluncuran mesin Nescafe Dolce Gusto Drop. Mesin pembuat kopi ini diklaim memberi kesempatan pemiliknya untuk mengatur sendiri kombinasi rasa, seperti cappuccino, espresso, latte macchiato, mocha, green tea latte, dan lain-lain. Mesin terbaru ini kini menggunakan layar sentuh.
Mesin ini juga bisa bisa membuat latte art, yakni busa atau buih yang dihasilkan mesin ini bisa setebal dua cm dan mempermudah pengguna membuat gambar atau pola seperti sajian kopi di kafe.
"Semakin ke sini, desain dan inovasi sudah semakin bersatu. Zaman dulu desain ya desain saja, tetapi fungsi dan cara merawatnya tidak diperhatikan. Good design is a good business, jadi jangan hanya indah, fungsional juga harus diperhatikan," imbuh Yoris.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




